Film Kucing Kampus ITB Garapan LFM Raih Penghargaan di Festival Internasional
- 21 Sep 2026 18:35 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Film berjudul "Meong!" karya dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Liga Film Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) sukses meraih penghargaan internasional. Film itu mendapatkan Most Inspiring Film Award dalam NextScene Kids & Youth Film Festival 2026.
Film produksi tim Ophiuchus Project itu menjadi salah satu dari 54 film yang berasal dari 14 negara yang mengikuti festival tersebut. Ajang perfilman internasional itu berlangsung pada 6 hingga 9 Agustus 2026 di Jakarta.
"Meong!" mengangkat kisah sederhana tentang interaksi seekor kucing kampus dengan mahasiswa yang tengah menghadapi tekanan dalam menyelesaikan tugas akhir. Cerita tersebut mengambil latar kehidupan di lingkungan Kampus ITB.
Kucing bernama Siti menjadi pemeran utama dalam film bergenre drama slice of life tersebut. Siti merupakan kucing yang biasa beraktivitas di sekitar Gedung Labtek VII ITB.
Penulis sekaligus produser "Meong!", Vincentius Bhagaskara, mengatakan ide cerita berawal dari keberadaan kucing yang banyak ditemui di lingkungan kampus. Interaksi antara kucing dan mahasiswa kemudian dikembangkan menjadi sebuah cerita film.
"Inti dari film ini, kami mau membawakan bahwa sesuatu seperti kucing kecil atau mungkin hal kecil lainnya di dunia ini bisa sangat menginspirasi dan bermakna bagi seseorang. Meskipun terkadang hal kecil tersebut sebenarnya biasa saja atau mungkin bahkan tidak berharga di mata orang lain," kata Vincentius, Senin 21 September 2026.
Produksi film ini dimulai sejak Maret 2025 lalu. Sebanyak 10 kru dan satu pemeran utama terlibat dalam proses pembuatan film tersebut.
Dalam proses produksi, tim juga menggandeng komunitas peduli kucing ITB Street Feeding untuk mengembangkan ide cerita. Sementara proses pemilihan pemeran utama dilakukan dengan cara yang tidak biasa.
Director of Photography, Sound Director, sekaligus editor "Meong!", Dudih Purwadi, mengatakan tim melakukan casting terhadap kucing yang akan menjadi pemeran utama. Total, hampir 40 kucing yang berada di lingkungan Kampus ITB melalui proses casting itu.
"Kami melakukan casting kucing seharian penuh di Kampus ITB. Hampir 40 kucing yang kami coba casting. Kami memperhatikan warna bulu yang cocok dan karakter kucing yang mudah diarahkan, akhirnya kami memilih Siti yang cocok untuk peran ini," ujarnya.
Menurut Dudih, proses syuting juga memiliki tantangan tersendiri. Tim harus menyesuaikan pengambilan gambar dengan kondisi cuaca maupun keadaan Siti sebagai pemeran utama.
Kondisi kucing menjadi salah satu perhatian selama produksi. Ketika Siti menunjukkan tanda-tanda stres atau merasa tidak nyaman, proses syuting dihentikan sementara dan kembali dilanjutkan setelah kondisinya memungkinkan.
Sutradara sekaligus penulis "Meong!", Fransiska Fernanda, mengaku tidak menyangka film tersebut mendapatkan penghargaan. Ia menyebut capaian itu menjadi kebanggaan bagi seluruh tim.
"Penghargaan ini sesuatu yang tidak aku kira bisa kami dapat. Penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri, kami juga senang bahwa film yang diproduksi bisa menginspirasi banyak orang. Terima kasih juga untuk semua orang yang turut membantu dan Siti yang bisa menghasilkan momen adegan unik secara alami dan tidak terduga," kata Fransiska.
NextScene Kids & Youth Film Festival merupakan festival film internasional yang memberikan ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk berkarya di bidang perfilman dan penceritaan kreatif.
Pada penyelenggaraan 2026, festival tersebut digelar di Taman Ismail Marzuki dan CGV fX Sudirman, Jakarta. Terdapat tiga penghargaan utama, yakni Best Film Award, Most Inspiring Film Award, dan Special Jury Mention.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....