Wujudkan Kampus Hijau, UNJANI Gandeng Djarum Foundation Edukasi Mahasiswa Baru

  • 21 Sep 2026 17:53 WIB
  •  Bandung

‎RRI.CO.ID Bandung – Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) memperkuat kolaborasi dengan Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) dalam mendorong penerapan konsep green campus sekaligus meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan.‎

‎Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Green Orientation bertajuk Green Campus Sadar Lingkungan yang digelar di Auditorium Unjani, Senin 21 September 2026 dengan melibatkan ribuan mahasiswa baru.

‎Rektor Unjani Prof. Agus Subagyo mengatakan, kerja sama dengan Bakti Lingkungan Djarum Foundation sejalan dengan visi Unjani yang salah satunya berwawasan lingkungan.

‎“Kami menyambut baik kolaborasi antara Bakti Lingkungan Djarum Foundation dengan Unjani. Ini merupakan wujud kolaborasi antara perguruan tinggi dengan salah satu entitas yang ada di kelompok bisnis,” Ujar Agus, Senin 21 September 2026.‎

‎Menurut Agus, kolaborasi tersebut bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, Bakti Lingkungan Djarum Foundation juga terlibat dalam kegiatan penanaman pohon di lingkungan Unjani saat pembukaan Dies Natalis pada April 2026.‎

‎Ia mengatakan, edukasi lingkungan perlu diberikan kepada mahasiswa sejak dini. Sebab, generasi muda nantinya akan menjadi pemimpin sehingga pemahaman terhadap lingkungan diharapkan turut memengaruhi pengambilan keputusan ketika mereka berada dalam posisi kepemimpinan.‎

‎“Perkembangan dunia global, global warming, dan climate change luar biasa. Kami ingin berkontribusi untuk menurunkan dampak global warming dan climate change melalui peran-peran kecil, seperti penanaman pohon, mengenalkan, mensosialisasikan, dan melestarikan lingkungan,” katanya.

‎Agus juga mendorong mahasiswa memiliki visi kepemimpinan yang berorientasi pada lingkungan atau green leadership. Dengan begitu, aspek lingkungan diharapkan menjadi salah satu pertimbangan dalam setiap keputusan yang diambil.‎

‎“Mereka semua adalah para pemimpin ke depan. Karena itu, mereka harus punya visi, misi, dan kepemimpinan yang berorientasi pada green leadership. Diharapkan dalam membuat keputusan apa pun, mereka berbasis pada lingkungan hidup dan ramah lingkungan,” ujarnya. ‎

‎Dalam pengembangan green campus, Unjani juga mendapat dukungan penanaman pohon dari Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF). Sebanyak 150 titik penanaman pohon disiapkan di lingkungan kampus.

‎Agus menyebut pengembangan green campus merupakan proses yang terus dilakukan. Hal itu karena sejumlah kawasan kampus masih membutuhkan penambahan vegetasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih teduh.

‎“Karena kampus ini ke depannya memang kami arahkan menjadi green campus. karena masih dalam proses pembangunan, mungkin ada banyak pohon, tetapi memang masih terasa panas ya karna Ini berproses,” katanya.

‎Sementara itu, Director Communications Djarum Foundation Mutiara Diah Asmara mengatakan, kolaborasi dengan Unjani diarahkan untuk membangun sinergi melalui berbagai program lingkungan di lingkungan kampus. ‎

‎“Intinya memang kolaborasi ini diharapkan agar terjadi sinergitas di antara BLDF dan Unjani untuk membangun green campus,” kata Mutiara.

‎Menurutnya, konsep green campus tidak hanya berkaitan dengan penghijauan, tetapi juga mencakup pengelolaan sampah serta pengembangan living laboratory yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan riset dan pengembangan model lingkungan.

‎“Juga termasuk sarana terkait dengan living laboratory atau laboratorium hidup yang bisa kita lakukan bersama, baik itu riset maupun bentuk-bentuk yang nanti semoga bisa, misalnya apabila model itu bisa direplikasi, ke depannya juga dilakukan di komunitas di sekitarnya,” ujarnya. ‎

‎Mutiara mengatakan, kampus memiliki posisi penting dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, terutama karena perubahan iklim telah menjadi realitas yang dampaknya dirasakan masyarakat‎

‎“BLDF percaya bahwa kampus sendiri adalah salah satu episentrum yang sangat diperlukan untuk memelihara lingkungan sendiri. Karena perubahan iklim itu adalah realita, adalah nyata,” katanya.

‎Ia menyebut kolaborasi dengan Unjani dirancang sebagai program jangka panjang. Sejumlah kegiatan yang disiapkan meliputi penyediaan 150 titik untuk sampah, penghijauan lanjutan setelah kegiatan pada April lalu, serta Green Orientation yang akan dilaksanakan setiap tahun‎

‎“Kolaborasi ini memang adalah kolaborasi jangka panjang yang memang kami harapkan bisa juga menjadi suatu titik tolak bagi generasi muda yang ke depan untuk bisa terus melanjutkan perjalanan ini,” ujarnya‎

‎Di sisi lain, anggota Pandawara, Muchamad Ikhsan, mengatakan kolaborasi antara Unjani dan BLDF menjadi langkah penting dalam membangun gerakan lingkungan.

‎"Ini kolaborasi yang sangat luar biasa, karena di lingkungan sendiri kita tidak bisa bergerak masing-masing. Semua peran ini harus ikut terlibat, entah itu dari akademisi dari jenjang pendidikan, entah dari Bakti Lingkungan Djarum Foundation sebagai dari swasta, dan kita sebagai komunitas, ini semuanya harus kita lakukan kolaborasi bersama." Ujarnya

‎Sebagai salah satu kampus favorit di Indonesia, Mahasiswa Unjani menunjukkan antusiasme mahasiswa terhadap isu lingkungan melalui semangat untuk ikut berkontribusi dalam berbagai aksi lingkungan

"Unjani salah satu kampus favorit juga, kebetulan kita di wilayah Jawa Barat, di Bandung juga. Jadi yang pastinya tadi antusiasme dari mahasiswa sendiri sangat luar biasa, mereka melontarkan beberapa pertanyaan yang memunculkan semangat mereka untuk bisa berkontribusi ikut dalam beberapa kegiatan aksi lingkungan"pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....