Kenalkan Ekosistem Kampus, ITB Sambut Mahasiswa Baru Lewat Jatifest 2026
- 31 Agt 2026 14:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 melalui ITB Jatinangor Festival (Jatifest) 2026 di Kampus ITB Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Minggu 30 Agustus 2026. Mengusung tema “Ruang Bertemu, Ruang Bertumbuh”, kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai wadah pengembangan diri di luar kegiatan akademik.
Salah satu agenda utama Jatifest 2026 yakni Open House Unit (OHU). Lebih dari 70 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan 25 lembaga kemahasiswaan memperkenalkan berbagai aktivitas, mulai dari seni, olahraga, keilmuan, sosial hingga kebudayaan.
Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, mengatakan, perjumpaan dan kolaborasi lintas disiplin menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer akademik di ITB. Ia menekankan ITB bukan hanya ruang kuliah dan laboratorium saja, tapi juga punya banyak aktivitias unggulan di luar kelas untuk mahasiswa.
“Festival ini dibuat untuk menunjukkan bahwa ITB bukan hanya ruang kuliah hingga laboratorium, tetapi yang juga penting adalah atmosfer akademik yang unggul,” ujarnya, Minggu 30 Agustus 2026.
Menurutnya, mahasiswa perlu memanfaatkan berbagai kegiatan di luar kelas selain kegiatan akademik. Hal itu diperlukan untuk memperluas pengalaman, membangun jejaring, serta mengembangkan kreativitas dan inovasi.
Jatifest 2026 juga menghadirkan tenda fakultas dan sekolah yang memberikan kesempatan mahasiswa baru mengenal bidang keilmuan dan program unggulan masing-masing. Sejumlah kegiatan kreatif dan praktik turut digelar, di antaranya pembuatan kimchi, kombucha, kerajinan keramik, hingga printmaking.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Ekonomi Kreatif Bidang Riset, Pendidikan, dan Hubungan Kelembagaan, Dian Permanasari, menyampaikan apresiasi Kementerian Ekonomi Kreatif terhadap penyelenggaraan Jatifest 2026. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempertemukan ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan talenta untuk menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
“Dari pertemuan-pertemuan inilah, sebuah ide dapat tumbuh menjadi karya dan kemudian menciptakan nilai,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....