Hari Kedua SBM ITB Industrial Summit 2026, Kaji Masa Depan Industri di Indonesia

  • 21 Agt 2026 14:59 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama Adam Smith Business School, University of Glasgow, menggelar SBM ITB Industrial Summit 2026 yang berlangsung di AYANA Midplaza Jakarta, 19-20 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi forum yang mempertemukan akademisi, pelaku industri, regulator, pembuat kebijakan, profesional, hingga generasi muda untuk membahas berbagai tantangan dan peluang dalam perkembangan ekonomi dan industri Indonesia.

Memasuki hari kedua, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan dalam sesi paralel. Di antaranya perkembangan startup dan kecerdasan buatan (AI), bisnis digital dan e-commerce, pariwisata berbasis pengalaman, hingga hilirisasi sektor mineral.

Pada sesi Business Ecosystem, Co-Founder Bukalapak M. Fajrin Rasyid bersama praktisi dan akademisi membahas perubahan ekosistem startup di Indonesia. Perusahaan rintisan dinilai tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga harus memiliki model bisnis yang sehat serta mampu memberikan dampak bagi masyarakat.

Perkembangan AI turut menjadi perhatian. Teknologi tersebut dinilai membuka peluang baru bagi dunia usaha sekaligus mengubah kebutuhan talenta dan cara perusahaan mengembangkan bisnis. Indonesia juga didorong tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi mampu menciptakan inovasi yang menjawab berbagai persoalan di dalam negeri.

Sementara itu, melalui sesi Creative Tourism, peserta membahas pengembangan pariwisata Indonesia agar memiliki nilai tambah. Pengembangan destinasi tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kreativitas, storytelling, intellectual property (IP), teknologi, serta pengalaman wisata.

Pembahasan lainnya yang ada dalam kegiatan itu juga yaitu soal hilirisasi mineral. Industri dan akademisi menyoroti pentingnya mendorong hilirisasi tidak berhenti pada pengolahan bahan mentah, tetapi berkembang menjadi produk bernilai tambah dengan dukungan teknologi dan inovasi.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, industri dan pemerintah juga dinilai penting untuk memastikan hasil riset dapat diterapkan dan dikembangkan secara komersial. Penguatan riset, teknologi, regulasi serta sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional.

Melalui Industrial Summit 2026, SBM ITB mendorong terbentuknya ruang dialog dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi perubahan ekonomi dan industri. Forum tersebut diharapkan dapat menghasilkan gagasan yang mendukung pembangunan industri Indonesia yang inovatif, berdaya saing dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....