Mau Fast Charging Maksimal? Ini yang Perlu Diperhatikan

  • 24 Agt 2026 14:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Teknologi fast charging semakin umum digunakan pada smartphone untuk mempercepat pengisian baterai dalam waktu singkat. Namun, banyaknya standar pengisian membuat pengguna sering bingung menentukan charger dan kabel yang tepat.

Dilansir dari Engadget, berbagai standar seperti USB Power Delivery, PPS, Quick Charge, hingga SuperVOOC menawarkan kemampuan pengisian berbeda. Standar tersebut berkembang karena produsen menghadirkan teknologi masing-masing untuk memenuhi kebutuhan pengisian perangkat yang semakin cepat.

Keberadaan port USB-C sendiri tidak otomatis berarti sebuah perangkat mendukung pengisian cepat. Beberapa perangkat USB-C masih memiliki batas pengisian rendah atau menggunakan teknologi pengisian cepat selain USB Power Delivery.

Karena itu, kecepatan pengisian lebih ditentukan kemampuan perangkat dibandingkan bentuk konektor yang digunakan. Smartphone dengan kemampuan pengisian maksimal 20 watt tidak akan menerima daya penuh meskipun menggunakan charger 100 watt.

Pengguna juga perlu memperhatikan standar pengisian yang didukung charger dan smartphone sebelum membeli perangkat pendukung. Charger yang tidak mendukung protokol pengisian smartphone dapat membuat kemampuan fast charging tidak bekerja maksimal.

Kabel juga menjadi bagian penting karena tidak semua kabel mampu menangani daya pengisian tinggi. Untuk mendapatkan kecepatan optimal, pengguna sebaiknya mencocokkan kemampuan smartphone, charger, kabel, serta standar pengisian yang kompatibel.

Jadi, memilih fast charging tidak cukup hanya melihat angka watt terbesar pada kemasan charger. Pastikan perangkat mendukung standar yang sama agar proses pengisian berlangsung sesuai kemampuan maksimal smartphone.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....