Bupati: Sekolah Rakyat untuk Warga Miskin Segera Dibangun

  • 22 Jul 2026 11:50 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung adalah hasil kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Bandung yang saling melengkapi dalam aspek lahan dan pembangunan gedung.
  • Pemkab Bandung bertanggung jawab menyiapkan lahan untuk Sekolah Rakyat sementara pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum menangani pembangunan gedung permanen.
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung karena dianggap bergerak cepat dalam merealisasikan program prioritas Presiden.

RRI.CO.ID, Bandung - Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau KDS menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemkab Bandung bertanggung jawab menyiapkan lahan, sementara pembangunan gedung permanen dilaksanakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung yang dinilai bergerak cepat. Itu dalam merealisasikan program prioritas Presiden tersebut.

"Saya berterima kasih kepada Bupati Bandung yang sangat aktif merealisasikan program strategis Bapak Presiden melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang telah menyiapkan lahan sehingga pembangunan sekolah ini bisa segera dilaksanakan," ujar Mensos, Selasa 21 Juli 2026.

Menurutnya, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan nasional. "Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Ketika anaknya lulus, diharapkan status sosial ekonomi keluarganya ikut meningkat. Itulah tujuan utama Sekolah Rakyat," kata Saifullah

Gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung dirancang mampu menampung sekitar 2.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dalam sistem pendidikan berasrama. Selain ruang belajar, kawasan tersebut akan dilengkapi asrama, sarana olahraga, fasilitas ibadah, serta berbagai fasilitas penunjang pendidikan lainnya.

Menteri Gus Ipul berharap keberadaan Sekolah Rakyat menjadi investasi jangka panjang. Itu dalam membangun sumber daya manusia Kabupaten Bandung sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan.

"Mudah-mudahan Sekolah Rakyat menjadi warisan terbaik dari Presiden bersama Bupati Bandung atau pemerintah daerah untuk mengangkat keluarga-keluarga yang paling tidak mampu melalui pendidikan. Dari sinilah kita berharap lahir Generasi Emas Indonesia 2045," ucap Gus Ipul.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyiapkan lahan di Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, sebagai lokasi pembangunan. Pemerintah pusat melalui Kemensos bersama Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat tersebut, sebagai bagian dari implementasi program nasional yang digagas Presiden RI. Sekolah ini ditargetkan menjadi pusat pendidikan sekaligus pemberdayaan bagi keluarga miskin di Kabupaten Bandung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....