Pelihara Iman Taqwa, Lestarikan Bahasa Sunda lewat Khutbah
- 05 Jun 2026 20:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Puluhan jemaah pria baik anak anak dan dewasa hadiri Khutbah Jumat di Kampung Karang Tengah Pangalengan. Selain ibadah wajib bagi Muslim, momen Jumatan kadang menjadi upaya pemeliharaan Bahasa ibu, yaitu basa Sunda.
"Kita harus selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT. Meski sebelumnya telah terjadi musibah bencana alam, longsor misalnya di Pangalengan Dan juga di cikajang lamajang Pangalengan, pasti ada hikmah di balik itu semua," ungkap Ustadz Wawan selaku Khotib dalam Khutbah Jumatnya, 5 Juni 2026.
Beberapa waktu lalu, hujan lebat melanda Desa Lamajang Kecamatan Pangalengan. Imbasnya, terjadi longsor di Cikajang, material longsoran sempat memutus jalur jalan beton yang menghubungkan askes jalan PLTA GI Cikalong menuju Karangtengah.
Ia mengatakan, sebagai Muslim kita juga harus mampu menahan Hawa nafsu. Karena itu hanya bisa membawa kita dalam kehancuran.
Ia menjelaskan dalam basa Sunda, maka kita harus tetap Waspada pula di masa kini mungkin jumlah orang orang jahat lebih banyak daripada orang baik. Itu karena mereka lebih mengikuti Hawa nafsu ya daripada nurani hatinya.
"Dalam Pemberitaan banyak kasus kejahatan dibandingkan berita berita baik Dan positif. Namun kita harus tetap teguh dalam menjaga diri kita sebagai Muslim yang baik, yang taat kepada Allah SWT," jelasnya.
Sebagai penutup, Khotib mengajak jemaah menundukan kepala Dan berserah kepada Allah SWT. Khotib memimpin doa Dan salat Jumat Dua rakaat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....