UPI Lepas 1.793 Wisudawan, Tekankan Daya Saing Global
- 10 Mei 2026 14:37 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menggelar Wisuda Gelombang II Tahun 2026 dengan melepas sebanyak 1.793 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan di Gedung Gymnasium UPI, Kota Bandung, Minggu, 10 Mei 2026. Prosesi ini menjadi momentum penting bagi kampus dalam menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan global melalui penguatan kompetensi, karakter adaptif, dan pendidikan yang inklusif.
Para lulusan yang diwisuda berasal dari program doktor, magister, sarjana, hingga diploma empat. Berdasarkan data akademik universitas, jumlah tersebut terdiri dari 154 lulusan program doktor (S3), 335 lulusan magister (S2), 1.292 lulusan sarjana (S1), serta 12 lulusan diploma empat (D4).
Seluruh lulusan tersebar di berbagai fakultas, Sekolah Pascasarjana, dan kampus daerah UPI yang berada di sejumlah wilayah Jawa Barat dan Banten.
Kontribusi terbesar berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan dengan 257 wisudawan, disusul Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial sebanyak 228 lulusan. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra mencatatkan 182 wisudawan.
Sementara Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan meluluskan 177 mahasiswa. Adapun fakultas lainnya juga turut menyumbangkan lulusan dalam jumlah signifikan sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia pendidikan nasional.
Tidak hanya kampus utama di Bandung, kampus daerah UPI juga menunjukkan perannya dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Kampus UPI Serang meluluskan 111 mahasiswa, diikuti Kampus Purwakarta 93 lulusan, Cibiru 84 lulusan, serta Kampus Sumedang dan Tasikmalaya yang masing-masing meluluskan 57 mahasiswa.
Kehadiran kampus-kampus daerah tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi pemerataan kualitas pendidikan tinggi di berbagai wilayah.
Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, menegaskan, keberhasilan mahasiswa di kampus tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga kompetensi tambahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Menurutnya, UPI menerapkan standar kelulusan yang menuntut mahasiswa memiliki kesiapan profesional yang lebih komprehensif.
“Mahasiswa UPI wajib mengikuti uji kompetensi pada akhir masa studi dan memiliki minimal dua sertifikat kompetensi, yaitu bahasa Inggris dan kompetensi tambahan seperti teknologi informasi atau kepemimpinan. Selain itu, mahasiswa juga diwajibkan memenuhi 100 poin kegiatan sebagai syarat mengikuti ujian,” ujar Prof. Didi Sukyadi saat memberikan keterangan dalam prosesi wisuda.
Ia menjelaskan, akumulasi 100 poin kegiatan tersebut diperoleh dari berbagai aktivitas, mulai dari seminar, kompetisi ilmiah, publikasi penelitian, prestasi olahraga, hingga kegiatan pengembangan diri lainnya. Menurutnya, sistem ini dirancang agar mahasiswa memiliki pengalaman nyata di luar ruang kelas.
"Yang kami bangun bukan hanya penguasaan bidang ilmu, tetapi juga kemampuan adaptasi, komunikasi, jejaring, dan pembelajaran sepanjang hayat. Lulusan harus siap berkiprah di berbagai sektor, baik pemerintahan, industri, maupun kewirausahaan,” katanya.
Dalam wisuda kali ini, UPI juga kembali menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan inklusif. Terdapat dua wisudawan penyandang disabilitas yang mengikuti prosesi dengan dukungan penerjemah khusus.
Kampus telah menyediakan berbagai fasilitas penunjang melalui unit layanan mahasiswa disabilitas, mulai dari aksesibilitas infrastruktur hingga kebijakan akademik yang mendukung kesetaraan kesempatan belajar.
“Kami tidak membeda-bedakan kesempatan bagi mahasiswa. Infrastruktur, kebijakan, hingga layanan pendampingan terus kami siapkan agar mahasiswa disabilitas memperoleh hak pendidikan yang setara,” kata Prof. Didi.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari visi UPI dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang terbuka dan ramah bagi seluruh mahasiswa.
Selain prosesi akademik, kegiatan wisuda turut menghadirkan Ketua Ikatan Alumni UPI yang juga Presiden Direktur PT Pupuk Indonesia, Dr. Bakir Pasaman. Dalam kesempatan itu, ia memberikan motivasi kepada para lulusan mengenai pentingnya integritas, jejaring profesional, dan kemampuan beradaptasi di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah.
Melalui Wisuda Gelombang II Tahun 2026 ini, UPI menegaskan arah kebijakannya untuk terus memperkuat kompetensi multidisipliner, meningkatkan sertifikasi mahasiswa, memperluas pendidikan inklusif, serta mempererat kolaborasi dengan berbagai sektor.
Langkah ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas serta kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....