Potensi Singkong Jadi Pengganti Plastik Ramah Lingkungan
- 13 Apr 2026 10:39 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Limbah plastik yang sulit terurai mendorong berbagai inovasi ramah lingkungan, salah satunya pemanfaatan tanaman singkong sebagai bahan dasar bioplastik. Inovasi ini dinilai berpotensi menjadi solusi alternatif untuk mengurangi pencemaran lingkungan.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pati singkong dapat diolah menjadi plastik biodegradable yang mudah terurai di alam. Hal ini tertuang dalam jurnal “Bio-Pack: Biodegradable Packaging Pati Singkong sebagai Solusi Pencemaran Limbah Plastik Konvensional” yang diterbitkan Journal of Comprehensive Science.
Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa plastik berbahan singkong mampu terurai lebih cepat dibandingkan plastik konvensional berbasis minyak bumi. Kondisi ini menjadikan singkong sebagai bahan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Selain pati, bagian lain seperti daun singkong juga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan tambahan alami dalam pembuatan bioplastik. Hal ini sejalan dengan penelitian “Plastik Biodegradable Bahan Dasar Pati Singkong dengan Campuran Selulosa” yang dipublikasikan Universitas Islam Aceh.
Penelitian lain dari Politeknik Negeri Jakarta berjudul “Pembuatan Plastik Biodegradable dari Pati Singkong dan Kitosan” menyebutkan bahwa penambahan bahan alami dapat meningkatkan elastisitas plastik. Dengan demikian, kualitas plastik singkong dapat mendekati plastik konvensional.
Sementara itu, dalam Jurnal Rekayasa Proses Universitas Gadjah Mada tahun 2023 dijelaskan bahwa bioplastik dari singkong dapat terurai dalam waktu relatif singkat. Bahkan, dalam kondisi tertentu, proses penguraian dapat terjadi hanya dalam hitungan minggu.
Meski memiliki potensi besar, penggunaan plastik dari singkong masih menghadapi tantangan dalam hal kekuatan dan ketahanan. Namun, pengembangan yang terus dilakukan membuka peluang besar bagi inovasi ini untuk digunakan secara luas di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....