Pemkab Tasikmalaya Prioritaskan Revitalisasi SOR hingga Transformasi Ekonomi

  • 15 Sep 2026 17:13 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Tasikmalaya : Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi merampungkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026. Sejumlah program prioritas langsung dipacu, mulai dari revitalisasi sarana olahraga (SOR) hingga penguatan transformasi ekonomi berbasis kemandirian masyarakat di tingkat pedesaan.

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi mengatakan, pengesahan APBD Perubahan 2026 menjadi momentum penting untuk merealisasikan berbagai program. Baik itu fisik maupun non fisik yang mendesak dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Secara khusus, Asep memberikan instruksi tegas kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya untuk segera mengeksekusi pengerjaan revitalisasi Kawasan Sarana Olahraga (SOR). Proyek ini telah lama menjadi aspirasi warga Kabupaten Tasikmalaya.

"Banyak hal yang harus segera kita realisasikan. Saya mengamanatkan betul kepada jajaran PUPR untuk mengawal revitalisasi sarana olahraga ini. Nanti, dari kawasan SOR tersebut juga akan dibangun jembatan penghubung yang terintegrasi langsung dengan Kompleks Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya," ujar Asep, Selasa 15 September 2026.

Ia menekankan, integrasi kawasan olahraga dengan pusat pemerintahan merupakan satu kesatuan perencanaan yang tidak terpisahkan. Menurut Asep, hadirnya fasilitas olahraga yang memadai adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan publik terbaik, kendati dihadapkan pada keterbatasan ketersediaan anggaran.

Oleh karena itu, Ia meminta seluruh instansi teknis memanfaatkan tenggat waktu pelaksanaan dengan maksimal agar seluruh pengerjaan fisik dapat rampung tepat waktu sesuai dengan target tahun anggaran.

"Pengerjaan ini tetap harus selesai pada tahun 2026. Maka dari itu, manfaatkan betul kesempatan dan tenggat waktu yang ada," katanya.

Selain percepatan infrastruktur fisik, Pemkab Tasikmalaya juga mengarahkan fokus perencanaan anggaran berikutnya pada program-program penguatan transformasi ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Asep menjelaskan, pembangunan fisik seperti jaringan jalan dan sarana pendidikan yang telah rampung dibangun di berbagai pelosok wilayah kini harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM serta kebangkitan ekonomi lokal.

Pembangunan konektivitas jalan yang masif dan panjang di seluruh penjuru Kabupaten Tasikmalaya diharapkan menjadi stimulus utama untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Terutama di kawasan pinggiran dan pedesaan.

"Harapan kita semua, infrastruktur jalan panjang yang sudah dibangun ini secara otomatis dapat menjadi pemicu (leverage) untuk mengungkit perekonomian warga di pelosok-pelosok Kabupaten Tasikmalaya," kata Asep.

Ke depan, intervensi anggaran Pemkab Tasikmalaya akan diselaraskan untuk menopang program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat secara merata. Hal ini dinilai krusial agar hasil-hasil pembangunan infrastruktur tidak sekadar menjadi fasilitas fisik, melainkan mampu mencetak kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....