Pemkab Tasikmalaya Optimalkan Digitalisasi Sosialisasi Program Daerah

  • 28 Jun 2026 16:15 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya- Untuk mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah program pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah setempat terus memaksimalkan saluran sosialisasi melalui digitalisasi. Hal ini dilakukan, agar pemahaman program daerah semakin menjangkau masyarakat.

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi mengatakan, saat ini masyarakat tahu akan program pemerintah daerah. Tetapi, tidak memahami bagaimana menjangkau program itu.

“Iya masyarakat sudah tahu, hanya mereka ini tidak paham bagaimana menjangkau program tersebut,” katanya, Minggu 28 Juni 2026.

Tidak hanya saluran komunikasi kepada masyarakat, aparatur juga banyak yang tidak paham, sehingga ketika masyarakat tidak paham, aparat juga tidak bisa menjelaskan. Akhirnya program buntu, dan tidak berjalan.

“Iya ketika masyarakat bertanya, camat dan lainnya juga tidak dapat menjelaskan. Akhirnya programnya tidak jalan,”ujarnya.

Asep mencontohkan, program Satu Desa Satu Sarjana (Sadesa), program beasiswa ini sepi pendaftar. Padahal, program ini merupakan program beasiswa bagi masyarakat.

“Bayangkan dari 351 desa, hanya 26 yang daftar. Ini berarti sosialisasinya tidak sampai ke masyarakat,”katanya.

Tidak hanya itu, program pinjaman dari pemerintah daerah bagi pelaku usaha juga sepi peminat. “Saya yakin, ini juga tidak tersampaikan dengan baik,” ujarnya.

Maka dari itu, Asep memastikan akan mengoptimalkan digitalisasi agar berbagai program dapat secara luas diketahui oleh masyarakat.” Iya digitalisasi ini tidak hanya WA dan rapat zoom, tapi banyak yang dapat dimanfaatkan, salah satunya sosialisasi. Silahkan itu dilakukan, apalagi kita memiliki infrastruktur digital yang baik,” katanya.

Sementara itu irfan (40) warga Singaparna mengapresiasi niat pemerintah memaksimalkan digitalisasi. Namun Ia mengatakan, niatan ini tentunya harus dilakukan dengan maksimal, dan konsisten.

“Iya yang pasti harus konsisten. Jadi tidak hanya ramai di awal, namun pada pelaksanaannya cenderung lambat dan tidak maksimal,” ucapnya.

Ia berharap, digitalisasi di lingkungan Pemkab Tasikmalaya direalisasikan. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Saya pikir tidak hanya sosialisasi. Tapi yang lainnya juga,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....