Ini Strategi Pemkot Tasikmalaya Tangani Krisis Fiskal
- 12 Jun 2026 19:43 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Di tengah krisis fiskal yang melanda sebagian besar daerah termasuk Kota Tasikmalaya, pemerintah setempat terus berupaya melakukan berbagai langkah optimalisasi potensi yang dimiliki. Termasuk melakukan efisiensi dengan “refocusing”, optimalisasi PAD, serta peningkatan keaktifan dalam “jemput bola”.
“Termasuk efektivitas SDM internal pemkot agar program- program OPD berjalan. Misalnya mengosongkan jabatan staf ahli, agar jabatan eselon II bisa diisi, dengan catatan sesuai kapasitas,” kata Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra, Jumat 12 Juni 2026.
Diky mengatakan, pihaknya menargetkan pada tahun 2027 mendatang, pemkot bisa memulai dari nol tanpa pinjaman. Adapun pinjaman yang merupakan kebijakan pimpinan kata dia, bisa dilakukan tahun berikutnya dengan perhitungan fiskal yang lebih terencana.
“Tentunya dengan meminimalisir atau berhati- hati terhadap asumsi pendapatan dari pusat dan provinsi yang bisa turun, atau bahkan hilang,” ujarnya.
Diky menyadari, meski bukan hal yang mudah, optimalisasi PAD, pemanfaatan aset, serta penambahan skil SDM bisa menjadi solusi. “Iya tentunya dibarengi pemanfaatan program pusat di Kota Tasikmalaya dengan cerdas, agar semakin terasa manfaatnya untuk daerah,” katanya.
Ia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan, krisis fiskal yang juga dirasakan di berbagai wilayah ini, dapat segera diatasi.”mudah- mudahan ya. Karena menurut informasi ada beberapa daerah yang sampai tidak mampu membayar pegawai dan lainnya,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....