Pemenuhan Hewan Kurban di Garut Aman
- 19 Mei 2026 20:40 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut : Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut, Jawa Barat memastikan kebutuhan hewan kurban jenis sapi, kerbau, kambing maupun domba aman untuk memenuhi permintaan masyarakat yang akan menunaikan ibadah kurban saat Idul Adha 1447 Hijriah.
"Ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Garut sudah tercukupi dan akan terus bertambah hingga menjelang Idul Adha," kata Kepala Diskannak Kabupaten Garut, Dyah Savitri di Garut, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia menyampaikan, Diskannak Garut sudah melakukan berbagai kesiapan pada momentum Hari Raya Idul Adha, terutama memastikan stok hewan kurban di Garut terpenuhi semuanya, seperti tahun sebelumnya.
" Kami melakukan berbagai kesiapan pada momentum Hari Raya Idul Adha, terutama memastikan stok hewan kurban di Garut terpenuhi semuanya,"ujarnya.
Selama ini, kata dia, pasokan hewan kurban tercukupi dari peternak yang berasal dari Kabupaten Garut maupun yang dipasok dari luar wilayah Kabupaten Garut seperti dari Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan berbagai daerah di Provinsi Jawa Barat.
"Pasokan hewan kurban tercukupi baik dari ternak yang berasal dari Kabupaten Garut maupun dari luar wilayah," katanya.
Ia menyebutkan, hasil pendataan di lapangan terdapat 333 pedagang sapi dengan pasokan yang tersedia saat ini sebanyak 10.772 sapi, angka yang cukup jika dibandingkan dengan jumlah pemotongan tahun 2025 sebanyak 8.086 sapi. Selanjutnya hewan kurban jenis kerbau, kata dia, terdapat sembilan pedagang dengan pasokan yang tersedia sebanyak 135 kerbau, stok yang cukup banyak dibandingkan dengan jumlah pemotongan kurban kerbau tahun 2025 sebanyak 40 kerbau.
Selain kerbau dan sapi, lanjut dia, hewan kurban lainnya yakni kambing dan domba terdapat 229 pedagang yang saat ini tersedia stoknya sebanyak 19.009 ekor, jumlah tersebut masih kurang jika dibandingkan dengan jumlah pemotongan tahun 2025 sebanyak 19.494 ekor. Stok hewan kurban kambing dan domba itu, kata dia, diperkirakan masih akan bertambah, seperti tahun sebelumnya kebutuhan 19.494 ekor mampu terpenuhi dengan stok yang tersedia tahun 2025 tercatat sebanyak 22.582 ekor.
Menurutnya, permintaan hewan kurban domba dan kambing lebih banyak dibandingkan yang lainnya karena dianggap harganya lebih terjangkau atau sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakat.
Terkait harga hewan kurban di Garut tahun 2026, kata dia, variatif dengan kisarannya untuk bobot hidup sapi berkisar pada Rp75.000–Rp95.000 per kilogram, dan domba atau kambing berada pada kisaran Rp80.000–Rp110.000 per kilogram bobot hidup.
"Komoditas domba dan kambing karena dianggap paling terjangkau dan sesuai kemampuan daya beli masyarakat," katanya.
Ia mengimbau masyarakat yang akan membeli hewan kurban disarankan di tempat penjualan resmi karena sudah mendapatkan pengawasan dari petugas kesehatan hewan Diskannak Garut.
"Kami himbau masyarakat yang akan membeli hewan kurban disarankan di tempat penjualan resmi karena sudah mendapatkan pengawasan dari petugas kesehatan,"tuturnya.
Kondisi kesehatan hewan kurban di Kabupaten Garut, kata dia, hingga saat ini terpantau dalam keadaan terkendali, termasuk untuk kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) juga berhasil dikendalikan dengan pemeriksaan kesehatan dan penanganan secara berkala.
"Dengan kondisi yang terkendali tersebut, masyarakat diharapkan
tidak perlu khawatir dalam memilih hewan kurban maupun mengonsumsi pangan asal hewan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....