Darurat Penyalahgunaan Narkoba, Ketua GHM: Perlu Regulasi Pecegahan
- 19 Mei 2026 20:16 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Ketua Garut Human Movement (GHM), Aam Muhammad Jalaludin, menyampaikan, Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Akselerasi Pembentukan Regulasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Obat Keras merupakan respons atas keresahan masyarakat, khususnya dari komunitas pondok pesantren, terkait maraknya peredaran obat keras hingga ke tingkat sekolah dasar.
"Jadi kita mengundang beberapa, hampir ada 21 di antaranya Bupati, Forkopimda, sampai kita mendatangkan BBPOM dari Jabar. Kita kasih waktu, kasih tempat, yuk diskusikan bahwa di Garut ini sudah darurat terkait penyalahgunaan obat-obatan, malahan sampai ke tingkat anak SD. Nah, kasih-kasih ruang, kami kasih tempat, yuk diskusi. Ini sudah darurat,"ucapnya, di Pendopo Garut, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia menyampaikan, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai kecamatan dan elemen masyarakat termasuk perwakilan pondok pesantren dengan tujuan menyatukan visi dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari bahaya penyalahgunaan obat bagi generasi penerus di Kabupaten Garut.
"Dalam kegiatan tersebut kami melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk perwakilan pondok pesantren,"katanya.
"Kita mengharapkan mau nanti ada, ada payung hukum, regulasi yang mengatur khusus untuk penyalahgunaan, peredaran penyalahgunaan obat-obatan keras itu. Mau itu Perda, mau itu Perbub, yang penting ada yang menaungi. Jangan sampai masyarakat turun langsung disalahkan," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan, pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi indikasi penyalahgunaan obat keras di wilayah Kabupaten Garut.
Ia menyambut baik inisiatif Garut Human Movement sebagai langkah preventif sebelum permasalahan ini menjadi kondisi darurat. Menurutnya, pembangunan mental dan jiwa masyarakat sama krusialnya dengan pembangunan fisik." FGD ini cukup baik sebagai langkah preventif sebelum permasalahan ini menjadi kondisi darurat,"katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....