DPRD Jabar Dorong Kesuksesan PORPROV XV, Anggaran dan Akuntabilitas Jadi Fokus
- 09 Jul 2026 20:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat Tahun 2026. Dukungan tersebut mencakup penguatan anggaran, koordinasi lintas daerah, serta tata kelola penyelenggaraan yang akuntabel.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad, usai meninjau kesiapan venue PORPROV XV di Stadion Patriot Candrabaga, Kota Bekasi, Kamis, 9 Juli 2026. “Buktinya kita men-support penyelenggaraan PORPROV ini. Seluruh cabang olahraga dipertandingkan dan anggarannya juga sudah dialokasikan melalui APBD Provinsi Jawa Barat. Namun apabila memang masih dirasakan kurang, tentu akan kami bahas kembali bersama TAPD pada perubahan anggaran, sehingga penyelenggaraan PORPROV dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Menurut Hasbullah, dukungan APBD Provinsi difokuskan untuk membiayai penyelenggaraan pertandingan, termasuk kebutuhan dewan juri, wasit, dan panitia. Sementara itu, dukungan logistik dan transportasi lokal menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota penyelenggara.
Sebagai ajang olahraga tingkat provinsi yang diikuti kontingen dari 27 kabupaten dan kota, DPRD menilai Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus hadir memberikan dukungan penuh. “Apabila diperlukan penambahan hibah kepada KONI Jawa Barat, mekanismenya harus dibahas bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk persetujuan pemerintah pusat apabila diperlukan,” kata Hasbullah.
Selain tiga tuan rumah utama, yakni Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bogor, sejumlah daerah pendamping juga akan menjadi lokasi pertandingan beberapa cabang olahraga. Hasbullah menekankan pentingnya kesiapan anggaran dan fasilitas di daerah pendamping. “Kita juga perlu memastikan daerah pendamping benar-benar siap. Jangan sampai menjadi lokasi pertandingan tetapi belum menyiapkan dukungan anggaran. Ini harus dikonsolidasikan melalui koordinasi bersama seluruh pemerintah daerah yang terlibat,” katanya.
Lebih lanjut, Hasbullah menilai PORPROV memiliki nilai strategis dalam pembinaan olahraga Jawa Barat. Ajang ini menjadi pintu awal lahirnya atlet-atlet terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON). “PORPROV menjadi titik awal pembinaan atlet menuju PON. Jawa Barat harus mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya sejak sekarang agar mampu mempertahankan prestasi pada ajang nasional mendatang,” ungkapnya.
Selain aspek prestasi, penyelenggaraan PORPROV selama 13 hari juga diperkirakan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi daerah tuan rumah. Ribuan atlet, ofisial, panitia, serta masyarakat yang hadir diproyeksikan akan menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Momentum PORPROV harus dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Di setiap venue sebaiknya disediakan area khusus bagi UMKM dan pelaku usaha lokal agar mereka ikut merasakan manfaat dari penyelenggaraan event olahraga terbesar di Jawa Barat ini,” jelas Hasbullah.
Di akhir keterangannya, Hasbullah mengingatkan bahwa keberhasilan PORPROV tidak hanya diukur dari prestasi atlet maupun kemeriahan penyelenggaraan, tetapi juga dari tertibnya pengelolaan administrasi dan keuangan. “Target kita ada tiga, yaitu sukses prestasi, sukses penyelenggaraan yang berdampak pada perekonomian masyarakat, dan sukses administrasi. Ketiga hal tersebut harus berjalan beriringan agar PORPROV XV Jawa Barat benar-benar menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Jawa Barat,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....