DPRD Jabar Dorong Percepatan Kolam Labuh Jayanti
- 21 Mei 2026 19:40 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong percepatan pembangunan fasilitas tambahan kolam labuh di Pelabuhan Perikanan Jayanti, Kabupaten Cianjur. Proyek strategis daerah ini dinilai mendesak demi keselamatan kerja dan kesejahteraan ribuan nelayan lokal.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar, Lina Ruslinawati, usai melakukan peninjauan lapangan dan berdialog dengan perwakilan nelayan di Pelabuhan Jayanti, Rabu 20 Mei 2026. Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan keterbatasan fasilitas yang berisiko tinggi bagi nelayan.
Berdasarkan data rukun nelayan setempat, terdapat sekitar 2.000 nelayan dengan jumlah perahu yang sama. Namun, kapasitas kolam labuh saat ini hanya mampu menampung sekitar 300 perahu. “Artinya, ribuan perahu terpaksa bersandar di laut lepas. Ketika ombak besar datang, perahu-perahu ini rentan karam atau hanyut. Kehilangan perahu berarti kehilangan mata pencaharian utama,” ujar Lina.
Ia menambahkan, meski pemerintah provinsi telah menyiapkan anggaran untuk memperluas kolam labuh, rencana tersebut masih terkendala dinamika di lapangan. Sebagian kecil pedagang yang memanfaatkan area sekitar pelabuhan enggan melepaskan lahan, meskipun status tanah tersebut merupakan aset resmi milik pemerintah.
Lina menyayangkan adanya indikasi pihak tertentu atau oknum LSM yang mencoba memanfaatkan situasi untuk mempengaruhi pedagang sehingga menghambat proses pembangunan. “Kami memahami pedagang juga mencari nafkah di sana. Namun, jangan lupa lahan itu aset pemerintah yang akan digunakan untuk kepentingan lebih luas, khususnya keselamatan ribuan nelayan,” tegasnya.
Lebih jauh, Lina menilai Komisi II DPRD Jabar berharap ada langkah cepat yang persuasif agar tidak memicu kekecewaan mendalam dari komunitas nelayan. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan solusi yang adil bagi semua pihak.
Untuk mengurai kebuntuan, Lina berharap Gubernur Jawa Barat berkenan meninjau langsung ke Pelabuhan Jayanti. “Pendekatan terbaik adalah dialog hati ke hati. Kehadiran pemimpin biasanya membawa ketenangan, meluluhkan ego, dan menghadirkan solusi yang adil,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan, DPRD Jabar menegaskan bahwa pembangunan kolam labuh Jayanti bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan dan masa depan ribuan keluarga nelayan. “Mari kesampingkan ego sektoral demi membangun Jayanti yang lebih baik,” tutup Lina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....