Netty Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan PMI Seiringan Konflik Israel-Iran

  • 04 Mar 2026 17:31 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, mendesak Pemerintah Indonesia segera memperkuat perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah pasca serangan AS–Israel ke Iran.

“Negara harus cepat merespons potensi ancaman bagi warganya di luar negeri. Mengingat konsentrasi PMI yang cukup besar di kawasan tersebut, langkah darurat harus segera dibahas,” tegas Netty dalam keterangan tertulis, Rabu 4 Maret 2026.

Ia menekankan keselamatan para “pahlawan devisa” sebagai prioritas mutlak. “Dalam situasi konflik yang dinamis, kebijakan perlindungan harus bergerak lebih cepat daripada perkembangan krisis itu sendiri,” ujarnya.

Netty mendorong koordinasi lintas sektor antara Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), dan Kementerian Luar Negeri untuk memperkuat perlindungan. Selain itu, perwakilan RI di wilayah terdampak diminta segera memperbarui data PMI, termasuk yang berstatus non-prosedural.

“Pemerintah harus mematangkan skenario evakuasi, menyiapkan titik kumpul aman (safe house), serta memastikan kesiapan armada transportasi jika situasi menuntut pemulangan massal,” tambahnya.

Netty juga menilai keberadaan Posko Pengaduan 24 Jam sangat penting untuk mengantisipasi meluasnya konflik. “Pastikan kanal komunikasi yang responsif bagi PMI dan keluarga di Indonesia, serta ketersediaan logistik dasar dan akses layanan medis di zona merah konflik,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....