Setahun KDM Jadi Gubernur Ini Kata Anggota DPRD
- 27 Feb 2026 15:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Satu tahun kepemimpinan Dedi Mulyadi memimpin Jawa Barat, dinilai DPRD Provinsi Jawa Barat memiliki plus minus di kalangan pemerintahan, maupun di tingkat masyarakat Jawa Barat.
Hal itu diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan Bayu Satria Pratama kepada wartawan di Subang, Jumat 27 Februari 2026. Menurutnya, gaya kepemimpinan KDM, panggilan akrab Gubernur Jawa Barat, dimata legislator muda asal Subang tersebut, KDM ingin mewujudkan infrastruktur jalan lucir, dan jabar caang.
"Namun yang saya ingin komentari secara pribadi, bagaimana pun negara ini negara hukum, ada hal-hal yang harus di tempuh. Sebagai contoh perencanaan yang sudah di buat bersama-sama TAPI, dengan DPRD, yang seharusnya ia jalankan, meski di perjalanan harus ada yang berubah, tetapi semua perangkat seharusnya di libatkan, baik itu anggota dewan, TAPD maupun Sekretarisnya sendiri," ujar Bayu.
Sebenarnya kata dia, semua kebijakan KDM itu bagus, pro rakyat, tetapi di tengah perjalanan banyak program yang serba dadakan, yang tidak bisa dilakukan oleh para gubernur sebelumnya, dan ia bisa lakukan. Dalam setiap kebijakan itu, ada mekanisme yang harus di jalankan, yang tidak bisa dilakukan secara dadakan.
"Ambil contoh yang terbaru saja, ketika Pak KDM mengunjungi korban longsor di KBB beberapa waktu lalui, beliau langsung memerintahkan OPD terkait, untuk mengeluarkan dana bantuan untuk korban longsor Rp 10 juta per kepala keluarga. Kebijakan itu sebenarnya memungkinkan, karena ada dana BTT untuk penanggulangan dan penanganan bencana alam. Tetapi skemanya harus mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku, gak bisa hari itu juga bisa dikeluarkan," tegasnya.
Ia juga menyebut, gubernur KDM sangat visioner, dan memiliki ide-ide yang bagus, tetapi ada perencanaan yang sudah dirancang dari tahun-tahun lalu, jangan sampai berubah di tengah jalan, karena sesuatu hal yang lain. Prosedural harus tetap ditempuh, sesuai aturan yang berlaku.
"Yo kita berkolaborasi dari tingkat desa, sampai dengan tingkat provinsi, kita maju bersama Jawa Barat Istimewa," tandas Bayu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....