Bukan Bangun Gapura, DPRD Jabar: Fokus ke Masalah Rakyat
- 28 Nov 2025 12:21 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Anggota Komisi 1 DPRD Jawa Barat, Tedy Rusmawan, menilai pembangunan gapura yang menelan anggaran hingga 3,9 Milyar Rupiah yang berasal dari uang rakyat (APBD Perubahan 2025) dan rencana batas kota bukanlah kebutuhan mendesak saat ini. Menurutnya, pemerintah provinsi seharusnya lebih fokus pada sektor-sektor yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di tengah ancaman bencana dan kondisi sosial yang masih kompleks.
“Hal-hal yang tidak substansi seperti pembangunan gapura atau batas kota perlu dipertimbangkan kembali. Kita harus mengecek betul, apakah ini benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Tedy kepada RRI Bandung disela sela kegiatan Reses 1 DPRD Jawa Barat, di Kawasan Antapani Kota Bandung, Jumat (28/11/2025).
Tedy menegaskan bahwa ada persoalan yang jauh lebih penting dibandingkan proyek fisik yang bersifat simbolik. Tedy menyebutkan seperti persoalan kemiskinan, pendidikan, rumah tidak layak huni, lapangan pekerjaan yang sulit, hingga permasalahan sosial lainnya yang menjadi pekerjaan rumah Pemprov Jabar dan masih belum bisa terurai sampai saat ini.
Baca juga : Tedy Rusmawan: Bale Pananggeuhan Perlu Terus Disosialisasikan
Apalagi kedepan dikatakan Tedy, pemangkasan anggaran (Efisiensi) besar-besaran menjadi kepastian yang akan terjadi pada 2026.
“Kalau ada efisiensi anggaran, sebaiknya diarahkan ke permasalahan inti masyarakat. Jangan sampai pembangunan fisik yang tidak urgent justru menggeser kebutuhan dasar warga,” tegasnya.
ia menekankan perlunya evaluasi agar pembangunan ke depan lebih tepat sasaran dan tidak hanya mementingkan keinginan pribadi ketimbang kebutuhan masyarakat guna mewujudkan Jabar Istimewa.
“Kalau sudah tanggung berjalan, biarkan saja diselesaikan. Tapi untuk ke depan harus dievaluasi lagi, mana yang benar-benar prioritas,” jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....