Redistribusi Kuota Haji, Bertujuan Prioritaskan CJH Pendaftar Pertama
- 24 Nov 2025 11:56 WIB
- Bandung
KBRN, Subang : Pengurangan kuota haji yang diberlakukan oleh Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia, karena pemerintah memprioritaskan calon jemaah haji yang baru pertama kali berangkat menunaikan ibadah haji, dan dampak dari redistribusi kuota haji secara nasional. Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Subang Sri Wahyuningsih kepada RRI di Subang, Senin (24/11/2025).
Sehingga berdampak terhadap pengurangan kuota haji Kabupaten Subang, yang sebelumnya berjumlah 1.126 calon jemaah haji, dan hanya 244 calon jemaah haji yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun 2026 mendatang. Dan dampaknya cukup signifikan, terhadap pengurangan calon jemaah haji Subang.
"Jadi kebijakan pemerintah hari ini, lebih memprioritaskan, calon jemaah haji yang baru pertama kali berangkat menunaikan ibadah haji, jadi yang pernah mah, baik itu yang sudah mau dua kali, tiga kali dan seterusnya, mungkin bagi yang sudah beberapa kali mah, mungkin nanti lah, diatur lagi, jika yang baru pertama menunaikak ibadah haji seluruhnya sudah selesai di berangkatkan," terang Sri Wahyuningsih.
Dari kuota 1.126 calon jemaah haji asal Subang itu, lanjut dia, sudah muncul dari Kementerian Haji dan Umroh RI, sebanyak 244 calon jemaah haji, yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji, dan yang sudah menunggu sekian lama diberangkatkan. Maka dari itu, ia minta kepada para calon jemaah haji yang sudah berangkat beberapa kali menunaikan ibadah haji, agar memberikan kesempatan kepada calon jemaah haji yang baru pertama kali mau ibadah haji.
"Saya rasa pemerintah pusat, atau Kementerian Haji dan Umroh, cukup adil, atas kebijakannya tersebut," tegasnya.
Namun demikian dirinya, tetap mendorong Pemkab $ubang, untuk meminta adanya penambahan kuota haji tahun pemberangkatan tahun 2026. Karena daftar tunggu haji Kabupaten Subang, sudah mencapai di atas 20 tahun.
"Ya kami juga, sudah meminta kepada pak Wabup dan pak Bupati, dan pak Bupati, sudah melayangkan surat permohonan penambahan kuota haji ke Kementerian Haji dan Umroh. Bahkan pak Bupati sendiri yang datang langsung ke sana, kota tunggu saja hasilnya seperti apa, jika nanti ada penambahan kuota, maka kita akan umumkan juga ke publik," tandas dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....