Sejumlah Jemaah Calon Haji Cimahi Batalkan Keberangkatan, Kuota Disesuaikan

  • 23 Apr 2026 10:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Sejumlah jemaah calon haji asal Kota Cimahi dilaporkan membatalkan keberangkatan pada musim haji tahun ini. Kondisi tersebut membuat jumlah peserta yang berangkat mengalami penyesuaian dari kuota awal yang telah ditetapkan.

Sebanyak 575 jemaah awalnya dijadwalkan berangkat dan tergabung dalam Kloter 7 dan 22. Namun setelah proses verifikasi administrasi dan kesehatan, hanya 556 jemaah yang dipastikan siap berangkat.

"Kalau untuk persiapan dari segi dokumen, paspor jemaah haji, visa, alhamdulillah semua sudah 100 persen, sudah siap," ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cimahi Nandang Rahayu saat dikonfirmasi, Rabu 23 April 2026.

Persiapan keberangkatan jemaah haji Cimahi kini telah memasuki tahap akhir dengan seluruh dokumen dinyatakan lengkap. Pemerintah bersama instansi terkait memastikan seluruh kebutuhan teknis dan administratif telah terpenuhi.

"Dari 575 kuota, yang siap berangkat berjumlah 556 jemaah karena ada yang batal akibat sakit dan keluarga serta alasan lainnya terkait istitha'ah," kata Nandang.

Selain jemaah, petugas haji yang akan mendampingi juga telah dipastikan kesiapan dan jumlahnya. Total terdapat empat petugas yang akan ikut dalam rombongan untuk mendukung kelancaran ibadah.

"Total jemaah yang berangkat 556 ditambah 4 petugas, sehingga keseluruhan menjadi 560 orang," ucapnya.

Perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia yang menjadi prioritas dalam pelayanan. Seluruh jemaah lansia dipastikan memiliki pendamping serta tergabung dalam rombongan dengan pembimbing ibadah.

"Jemaah lansia menjadi prioritas dan semuanya memiliki pendamping serta ditempatkan dalam rombongan dengan pembimbing," jelasnya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, keberangkatan jemaah haji asal Cimahi kini hanya menunggu jadwal pelaksanaan. Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dalam kondisi sehat.

"Semua sudah siap, tinggal finalisasi saja," katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....