Hadapi Potensi Ancaman Terorisme, Sinergitas POLRI juga KAI
- 02 Okt 2026 14:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar bersama Kepolisian Daerah Sumbar terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung keamanan dan keselamatan transportasi kereta api. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Simulasi Latihan Gabungan Penanganan Aksi Teror pada Moda Transportasi Kereta Api yang dilaksanakan di Stasiun, Kamis 1 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, khususnya ancaman aksi terorisme yang dapat terjadi pada area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Selain menguji kesiapan personel, latihan juga menjadi sarana untuk memastikan setiap unsur memahami prosedur, tugas, fungsi, serta mekanisme koordinasi yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
Kegiatan tersebut dihadiri Berbagai pihak. Itu seperti Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya, Manager Pengamanan Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab beserta jajaran manajemen Divre II Sumbar, Karo Ops Polda Sumbar Kombespol Dessy Ismail, Dansat Brimob Polda Sumbar Kombespol Lukman Syafri, Kepala SPN Polda Sumbar Kombespol Erwin Suwando, Kabidhumas Polda Sumbar Kombespol Susmelawati Rosya, Kapolresta Padang Kombespol Apri Wibowo, serta jajaran PJU Polda Sumbar.
Pelaksanaan simulasi diawali dengan laporan kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian skenario dan tahapan penanganan aksi terorisme pada moda transportasi kereta api. Pemaparan tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi yang dihadapi, alur komunikasi dan koordinasi, hingga langkah-langkah penanganan yang perlu dilakukan oleh masing-masing unsur sesuai tugas dan kewenangannya.
Dalam pelaksanaannya, simulasi tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis personel dalam menangani situasi darurat, tetapi juga menguji efektivitas komunikasi dan koordinasi lintas instansi. Hal ini penting mengingat penanganan kondisi darurat pada transportasi publik membutuhkan respons yang terintegrasi, cepat, terukur, serta tetap memperhatikan aspek keselamatan pelanggan dan petugas.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab menyampaikan apresiasi kepada Polda Sumbar atas kolaborasi yang telah dilakukan melalui kegiatan latihan gabungan tersebut. Menurutnya, latihan bersama menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.
“KAI mengapresiasi kolaborasi dan sinergi Polda Sumbar dalam pelaksanaan latihan gabungan ini. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dari upaya kita bersama untuk memastikan kesiapan personel, prosedur, serta mekanisme koordinasi dalam menghadapi situasi darurat. Dengan latihan bersama, setiap unsur dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing sehingga apabila menghadapi kondisi yang sebenarnya, respons dapat dilakukan secara cepat, tepat, terukur, dan terkoordinasi sesuai prosedur serta kewenangan,” ujar Reza.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....