Polrestabes Bandung Gagalkan 400 Liquid Vape Narkoba ‘Harga Jutaan’ Beredar
- 17 Sep 2026 14:12 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Satres Narkoba Polrestabes Bandung berhasil mengungkap dan menggagalkan produksi serta peredaran liquid vape yang mengandung narkotika sintetis di Bandung. Produk tersebut rencananya dijual dengan harga yang mencapai jutaan rupiah untuk setiap cartridge.
Kasat Narkoba Polrestabes Bandung Kompol Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, polisi mengamankan 400 cartridge liquid vape dari pengungkapan di dua lokasi berbeda. Setiap cartridge liquid vape itu rencananya dipasarkan dengan harga Rp3,5 juta.
Dengan jumlah barang bukti yang diamankan, nilai keseluruhan liquid vape tersebut diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar. Diketahui, narkotika tersebut belum sempat beredar dan masih dalam tahap produksi.
"Barang-barang haram ini rencananya akan dijual senilai tiga juta lima ratus ribu rupiah per cartridge. Sehingga estimasi dari seluruh yang berhasil kami amankan, yang sudah dalam bentuk cartridge saja, itu sekitar satu koma lima miliar rupiah," ujar Oliestha, Kamis 17 September 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, cairan yang diracik para pelaku diketahui mengandung MDMB-4en-PINACA. Zat tersebut merupakan narkotika sintetis yang termasuk dalam golongan satu.
Oliestha menjelaskan, produk tersebut sengaja dibuat menyerupai Etomidate yang dikenal sebagai salah satu bahan yang disalahgunakan dalam liquid vape. Etomidate sendiri termasuk narkotika golongan dua.
Namun, cairan hasil racikan para pelaku memiliki risiko yang lebih serius terhadap tubuh. Pengguna dapat mengalami gangguan pada sistem saraf hingga kehilangan kesadaran.
"Apabila menggunakan ini, itu jauh lebih berbahaya. Karena ini golongan satu, sehingga efek aditifnya tadi lebih parah, kemudian efek merusaknya juga terhadap sistem saraf juga lebih parah," kata Oliestha.
Ia menambahkan, penggunaan liquid tersebut juga berpotensi menyebabkan pingsan, keracunan hingga overdosis. Polisi kini masih mendalami jaringan produksi dan rencana peredaran liquid vape tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....