Phone Scam, Penipuan Telepon Kerap Menyasar Target Lansia

  • 06 Agt 2026 15:27 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Jawa Barat menempati peringkat pertama nasional sebagai provinsi dengan jumlah laporan dan korban penipuan digital. Atau scam terbanyak di Indonesia.

Itu berdasarkan data Indonesia Anti Scam Center (IASC). Data itu yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jabar mencatat sebanyak 88.943 laporan penipuan.

Peringkat Nasional Laporan Scam Jawa Barat: 88.943 laporan. Lalu diikuti DKI Jakarta: 66.408 laporan, Jawa Timur: 60.533 laporan, Jawa Tengah: 48.231 laporan dan Banten: 30.539 laporan.

Modus Penipuan Terbanyak itu meliputi Penipuan transaksi belanja, Penipuan pencatutan nama atau impersonation / fake call. Lalu berikutnya Penipuan berkedok investasi juga Penipuan lowongan kerja. Ada pula Penipuan melalui media sosial (love scamming).

"Sempat suatu hari ada telepon orang asing pukul 2 Dini hari Dari otd, Orang Tak Dikenal. Lalu ia melancarkan modus anak yang ditahan POLISI yang biasa berujung pada minta transfer uang," ungkap Jenal seorang pemilik Usaha Nasi Padang Pasirluyu Bandung kepada RRI, Kamis 6 Augustus 2026.

Beruntung Jenal segera ingat pengalaman orang lain yang terkena tipuan telepon itu dengan kerugian jutaan rupiah uang. Jenal segera cek anaknya saat itu yang nyatanya aman juga ada di Rumah bukan kantor POLISI.

"Intinya kita harus tenang juga Cerdas melihat modus penjahat saat ini. Selalu Waspada juga Hindari penelpon gelap agar terhindar kasus penipuan online yang marak saat ini," pesan Jenal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....