Unggahan Dugaan Korban Begal di Kawasan Maranatha Bandung Tuai Sorotan Warganet
- 18 Jul 2026 17:11 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Sebuah unggahan di media sosial Threads yang menceritakan dugaan aksi pembegalan di kawasan sekitar Kampus Maranatha, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, menjadi perhatian warganet. Dalam unggahan tersebut, seorang pria disebut mengalami luka di sejumlah bagian tubuh setelah diduga menjadi korban pembegalan.
Unggahan itu dibagikan oleh akun Threads @elsafitroh pada Jumat 17 Juli 2026. Pemilik akun mengaku menerima korban saat menjalani penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) salah satu puskesmas.
Dalam unggahannya disebutkan, korban datang ke fasilitas kesehatan sekitar pukul 14.00 WIB dengan kondisi mengalami luka-luka. Korban diduga dibegal sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan Maranatha oleh tiga orang pelaku, yang disebut salah satunya membawa senjata tajam.
"Hari ini benar-benar ada pasien laki-laki datang ke Instalasi Gawat Darurat Pusat Kesehatan Masyarakat pada pukul 14.00 dengan kondisi babak belur. Korban dibegal pada pukul 01.00 dini hari di daerah Maranatha. Pelakunya tiga orang dan salah satunya membawa senjata tajam," tulis akun tersebut, dikutip Sabtu 18 Juli 2026.
Akun itu juga menyebut korban berupaya mempertahankan sepeda motor, tas berisi komputer jinjing, serta telepon genggam miliknya sehingga diduga menjadi sasaran penganiayaan para pelaku. Disebutkan pula, korban mengalami luka di wajah, tubuh, dan tangan akibat senjata tajam. Barang-barang milik korban dikabarkan tidak berhasil dibawa pelaku setelah ada warga yang melintas di lokasi kejadian.
Unggahan tersebut kemudian ramai dikomentari warganet. Sejumlah pengguna media sosial mengaku khawatir dengan maraknya informasi mengenai dugaan aksi pembegalan di Kota Bandung dan berharap aparat segera mengambil langkah untuk meningkatkan keamanan.
Hingga Sabtu 18 Juli 2026, identitas korban belum diketahui. Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kebenaran maupun penanganan dugaan peristiwa yang beredar melalui media sosial tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....