Polisi Ciduk Komplotan Penadah dan Pelaku Curanmor
- 21 Feb 2026 19:52 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Jajaran Polsek Karangpawitan Polres Garut berhasil mengamankan tiga orang yang terlibat dalam tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua beserta penadahnya. Penangkapan dilakukan di wilayah Perum Cempaka Indah, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.
Kapolsek Karangpawitan AKBP M. Duhri menyampaikan, peristiwa pencurian terjadi pada Sabtu, 21 Febuari 2026, sekitar pukul 05.00 WIB di Perum Cempaka Indah Blok 8, Jalan Gatot Subroto, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan. "Satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX tahun 2010 milik korban Lina, yang terparkir di lokasi diambil oleh pelaku,"katanya, di Garut.
Ia mengatakan, dua orang yang diduga sebagai pelaku masing-masing berinisial PTD (25) dan MSA (26), keduanya merupakan warga Desa Lebak Agung Kecamatan Karangpawitan. Sementara seorang pria berinisial DH (29), warga Desa Margalaksana Kecamatan Cilawu, sebagai penadah."Dua pelaku merupakan dari warga yang berbeda, masing-masing berasal dari kecamatan karangpawitan dan cilawu garut,"katanya.
Ia menyampaikan, modus operandi pelaku PTD langsung menghidupkan sepeda motor korban menggunakan kunci palsu. Saat melarikan kendaraan tersebut, rantai sepeda motor sempat mengalami kerusakan. Pelaku kemudian dibantu rekannya untuk menyetep motor dan menyembunyikannya di area kebun.
Keesokan harinya, motor tersebut dibawa ke bengkel untuk diperbaiki, kemudian dijual kepada tersangka penadah dengan nilai Rp. 600.000. “Setelah di lakukan penyelidikan para pelaku beserta barang bukti berhasil di amankan.” tuturnya.
Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX beserta STNK, satu unit sepeda motor Honda Supra Fit tanpa nomor polisi, serta satu buah kunci sepeda motor. "Kami berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya dua unit kendaraan bermotor roda dua dan barbuk lainnya,"ujarnya.
“Saat ini ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan dan kami juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....