Polda Jabar Tangkap Pria di Bandung Barat Uji yang Coba Bahan Peledak hingga 56 Kali

  • 18 Sep 2026 13:10 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap aktivitas MS (25), seorang pria yang diamankan terkait kasus kepemilikan bahan peledak dan senjata di Kabupaten Bandung Barat, yang diketahui telah melakukan puluhan kali uji coba bahan peledak yang dirakitnya. MS sendiri diketahui tergabung dalam sebuah grup WhatsApp kejahat ekstrem dengan nama 'TrueCrimeCommunity'

Dalam grup itu, berdasarkan patroli siber Polda Jabar MS kedapatan sebagai anggota yang aktif memberikan tutorial dalam membuat berbagai bahan peledak dan senjata. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, tersangka melakukan uji coba terhadap bahan peledak jenis high explosive maupun low explosive.

“High explosive ini dia telah melakukan kurang lebih 16 kali percobaan,” ujar Hendra, Kamis 17 September 2026.

Menurutnya, MSA juga melakukan sekitar 40 kali percobaan terhadap bahan peledak jenis low explosive. Seluruh aktivitas tersebut dilakukan tersangka di sekitar wilayah tempat tinggalnya.

Hendra menyebut, sejumlah percobaan bahan peledak tersebut bahkan direkam oleh tersangka dalam bentuk video. Video itu kemudian dikirimkan ke grup dimana MS aktif berinteraksi dan membagikan pengetahuan mengenai pembuatan bahan peledak.

“Dengan jumlah daya ledak yang besar dia lakukan dan dia videokan itu, kemudia share ke grup untuk anggota lainnya,” katanya.

Polisi menduga aktivitas tersebut dilakukan untuk menunjukkan kemampuan MS kepada anggota grup. Tersangka disebut ingin mendapatkan pengakuan sebagai ahli dalam pembuatan bahan peledak.

Hendra menambahkan, hingga saat ini polisi masih mendalami kemungkinan adanya sasaran yang hendak dituju menggunakan bahan peledak maupun senjata yang dikuasai tersangka. Namun berdasarkan hasil penyidikan sementara, tidak ditemukan sasaran yang menjadi target dari MS

“Jadi belum ada sasaran untuk peledakan maupun penembakan. Jadi masih eksistensi di grup itu saja,” ujar Hendra.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya bahan kimia yang digunakan untuk meracik bahan peledak, amunisi, casing granat, serta tiga buah laras senjata api.

Polisi juga terus melakukan pendalaman guna mengungkap kasus ini secara lebih dalam. Terkait grup tersebut, diketahui grup ini berisikan anggota yang berasal dari berbagai negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....