Pemprov Jabar Hentikan Operasional Tambang di Karawang, Ini Penyebabnya

  • 17 Sep 2026 21:45 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi menghentikan sementara operasional tambang PT Mas Putih Belitung di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang. Langkah tegas ini diambil meny menyusul belum dipenuhinya sejumlah kewajiban perizinan dan dokumen teknis operasional oleh pihak perusahaan.

Penghentian aktivitas tambang ditandai dengan penyegelan dan pemasangan garis Satpol PP di gerbang utama area tambang. Tindakan eksekusi tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman bersama jajaran Satpol PP Jabar dan perwakilan Pemkab Karawang.

Sekda Jabar Herman Suryatman menegaskan, pihak Pemprov Jabar sebelumnya telah melayangkan surat teguran resmi sebanyak tiga kali, yakni pada Mei 2025, Mei 2026, dan terakhir Agustus 2026. Namun, hasil evaluasi lapangan menunjukkan belum ada iktikad baik penyelesaian kelengkapan dokumen.

“Pemda Provinsi Jabar sudah tiga kali mengirim peringatan. Ada berbagai hal yang harus dipenuhi dan dilengkapi agar usaha tambang bisa dilanjutkan, tapi faktanya kami cek belum dipenuhi semua,” ujar Herman dalam keterangan yang diterima RRI, Kamis 17 September 2026.

Herman memastikan seluruh kegiatan eksplorasi tambang dibekukan penuh sampai perusahaan melengkapi persyaratan teknis, administratif, hingga komitmen penanganan dampak sosial terhadap warga sekitar.

Selain permasalahan perizinan, tingginya mobilitas puluhan truk pengangkut material berbobot sekitar 30 ton setiap harinya dinilai memicu kerusakan parah pada ruas jalan provinsi Badami-Loji sepanjang 10 kilometer.

“Konsekuensi dari eksplorasi tambang ini menggunakan jalan provinsi dan sekarang kondisinya rusak. Penghentian ini juga menindaklanjuti aspirasi masyarakat terdampak yang disampaikan kepada kami,” kata Herman menegaskan.

Guna mencabut sanksi administratif tersebut, Pemprov Jabar menyodorkan empat klausul wajib bagi perusahaan, meliputi pembangunan fasilitas publik di sekitar tambang, perbaikan infrastruktur jalan, revitalisasi trotoar, hingga penataan area warung warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....