Polda Jabar Ingatkan Bahaya Pencurian Data dan Penyisipan Judol lewat Peretasan

  • 16 Sep 2026 15:49 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Peretasan situs web tidak hanya berdampak pada perubahan tampilan halaman, namun ada juga risiko pencurian data hingga penyisipan tautan judi online (judol) yang dapat merugikan pengelola maupun pengunjung situs. Untuk itu, Polda Jawa Barat (Jabar) mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati akan masalah tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, celah keamanan pada sebuah situs dapat dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan berbagai tindakan ilegal.

"Risiko tambahan, di balik perubahan tampilan tersebut pelaku kadang menyisipkan script berbahaya, mencuri data, atau bahkan menyisipkan tautan judi online. Ini yang sering terjadi," kata Hendra, Rabu 16 September 2026.

Karena itu, masyarakat dan pengelola situs web diminta lebih memperhatikan keamanan data serta sistem yang digunakan. Kewaspadaan dinilai penting untuk mencegah informasi pribadi dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hendra mengatakan, Polda Jabar melalui jajaran Siber telah melakukan sejumlah upaya untuk menekan kejahatan di ruang digital. Langkah tersebut dilakukan mulai dari pencegahan hingga penindakan terhadap pelaku.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan, salah satunya melalui media sosial. Upaya tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keamanan data pribadi dan ancaman kejahatan siber.

"Kami, khususnya dari Siber Polda Jabar, mengimbau kepada seluruh masyarakat paling tidak untuk menjaga data pribadinya. Kami sudah melakukan beberapa langkah preemtif maupun preventif. Sekarang preemtif juga kami aktifkan berupa imbauan-imbauan melalui media sosial," kata Hendra.

Selain memberikan edukasi, patroli siber juga dilakukan untuk menemukan aktivitas di internet yang berpotensi masuk ke ranah pidana.

"Selanjutnya juga represif, terbukti beberapa tim kami maupun dari patroli siber menemukan beberapa tindakan maupun upaya yang mengarah ke pidana. Kami hadir dan berupaya supaya tingkat kejahatan di dunia maya ini bisa dikurangi," tegasnya.

Polda Jabar mengajak masyarakat tidak mengabaikan keamanan data pribadi, sementara pengelola situs diminta meningkatkan perlindungan sistem untuk mengantisipasi berbagai bentuk penyalahgunaan oleh pelaku kejahatan siber.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....