Narkoba Cair Banyak Ditemukan, BNN Waspadai Penggunaan Rokok Elektrik
- 14 Sep 2026 14:09 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Sekretaris Utama (Sestama) Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Irjen Pol. Tantan Sulistyana mengatakan, penggunaan naroktika dan obat terllarang lainnya di kalangan anak muda saat ini meningkat. Ia mengungkapkan, dari total 4,1 jiwa pengguna narkoba, 2,53 persen diantaranya merupakan generasi muda dari usia 15 hingga 24 tahun.
"Sebanyak 4,1 juta jiwa itu seluruhnya, ya. Dari semua kelompok usia, rentang usia 15 sampai 64 tahun. Untuk usia 15 sampai 24 tahun naik sekitar 2,53.persen, dari sebelumnya 1,8 persen,”jelasnya disela acara Pasanggiri Kawih Sinom BNN Provinsi Jawa Barat di Gedung Pusat Budaya Jawa Barat, Senin 14 September 2026.
Dikatakannya juga saat ini banyak pergeseran modus operandi kejahatan narkotika. Sasaran utama menurut Tantan, adalah generasi muda pengguna rokok elektrik (Vape).
Ia mencontohkan seperti kasus yang terungkap di wilayah Sidoarjo, ganja daun kuncup yang diekstrak menjadi cairan. Kemudian penyelundupan ketamin yang diekstrak mencair, serta penyelundupan etomidate cair.
“Karena sekarang anak muda kan banyak menggunakan rokok elektrik, ya, di tempat-tempat kafe dan sebagainya. Kita tidak bisa memantau, misalkan, yang bisa membedakan mereka menggunakan vape murni dengan diisi narkotika, bisa bedakan enggak? Karena kan ada varian rasa, ter-cover oleh varian rasa,”ungkapnya.
Ia juga mengatakan, saat ini para pengguna narkoba secara terang-terangan mengonsumsi narkoba di tempat terbuka dengan menggunakan rokok elektrik.
“Kalau dulu modus para penyalahguna kan secara tertutup, misalkan di tempat kos-kosan, tempat hiburan, dan sebagainya. Sekarang di kafe aja mereka bisa menggunakan, dan cairan itu narkotika salah satu media utamanya adalah melalui rokok elektrik itu,”jelas dia.
Ia juga meminta seluruh elemen turut melakukan pengawasan bersama-sama dengan modus baru penyalahgunaan narkotika tersebut.”Jangan sampai pergeseran modus operandi, pergeseran jenis narkotika baru, tidak kita antisipasi secara maksimal,”tegas dia.
Pihaknya pun ungkap Tantan, melakukan perbagai upaya dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Berbagai kegiatan pun dilakukan BNN, seperti diantaranya sosiliassi pencegahan melalui kegiatan positif, baik budaya, olahraga maupun lainnya.
"Ya, kita melakukan berbagai upaya, ya, kita ada bidang-bidang yang melakukan kegiatan, seperti kegiatan pencegahan, kegiatan pemberdayaan masyarakat, terus kalau sudah terlanjur sebagai penyalahgunaan kita ada program rehabilitasi, baik itu rawat jalan, rawat inap, melalui intervensi berbasis masyarakat,”jelasnya.
Selain itu BNN RI ungkap Tantan, bersinergi dengan aparat lainnya untuk mencegah masuknya narkoba dari laur negeri. “Penguatan jaringan intelijen dan penguatan pemberantasan dengan berkolaborasi seluruh instansi terkait yang ada di kita, ada dari Bea Cukai, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya untuk mencegah jangan sampai narkotika jenis baru ini masuk ke Indonesia,”tutup dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....