Penyelidikan Kematian Satpam Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Terjunkan Tim Gabungan
- 30 Jul 2026 13:50 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Polda Jawa Barat memperkuat penyelidikan kasus tewasnya seorang petugas keamanan Waduk Jatiluhur, Sumarna (40), dengan menerjunkan tim gabungan untuk membantu proses pengungkapan perkara. Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat penyelidikan yang saat ini masih berlangsung di bawah penanganan Polres Purwakarta.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengatakan penyidik masih mendalami seluruh temuan yang diperoleh di lapangan. Ia telah menginstruksikan Ditreskrimum Polda Jabar menggelar evaluasi terhadap hasil investigasi awal, termasuk temuan dari olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Di Purwakarta ini sedang dalam proses. Kami sudah memerintahkan jajaran, termasuk penyidik Ditreskrimum, untuk melakukan gelar hasil investigasi sementara mulai dari olah TKP," ujar Pipit di Mapolda Jawa Barat, Rabu 29 Juli 2026.
Menurutnya, hasil gelar perkara tersebut akan menjadi dasar penyidik dalam menentukan langkah lanjutan. Selain itu, tim gabungan dari Polda Jabar akan diterjunkan untuk memberikan dukungan terhadap penyelidikan yang dilakukan Polres Purwakarta agar kasus tersebut dapat segera diungkap.
"Ini tentunya akan menjadi evaluasi kita, tetapi kami juga akan menurunkan tim gabungan untuk mem-backup Polres Purwakarta agar mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap. Mohon doa restunya," katanya.
Kapolda juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Ia meminta publik memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara profesional sehingga proses pengungkapan perkara tidak terganggu oleh informasi yang belum terverifikasi.
"Biarkan tim kami turun ke lapangan untuk mengungkap dengan sebaik-baiknya," ucapnya.
Terkait dugaan adanya luka pada tubuh korban, Pipit menyebut penyidik masih melakukan pendalaman. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terdapat dugaan korban meninggal dunia sebelum jasadnya ditemukan di perairan Waduk Jatiluhur.
"Diduga ada luka karena benturan benda keras, atau korban meninggal sebelum dibuang ke dalam air," kata Pipit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....