Kapolda Jabar Ajak Warga Aktif Laporkan Kejahatan
- 18 Jul 2026 17:06 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan setiap tindak kriminal yang terjadi di lingkungan sekitar, termasuk aksi begal dan kejahatan jalanan lainnya. Menurutmya, sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam menjaga keamanan sekaligus mempercepat penanganan berbagai tindak pidana.
Pipit menegaskan, kepolisian membutuhkan dukungan masyarakat dalam memberikan informasi apabila menemukan atau menjadi korban tindak pidana. Laporan yang disampaikan secara cepat dinilai akan memudahkan aparat mengambil langkah penanganan sehingga ruang gerak pelaku kejahatan dapat dipersempit.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat, mohon bantuannya dan mohon informasinya. Segera laporkan apabila ada kejadian yang memerlukan respons kepolisian," kata Pipit, Sabtu 18 Juli 2026.
Ia menekankan bahwa kecepatan merespons laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen pelayanan Polri. Karena itu, setiap informasi yang diterima harus segera ditindaklanjuti oleh personel di lapangan.
Kapolda memastikan tidak akan mentoleransi anggota yang mengabaikan laporan masyarakat. Personel yang tidak memberikan respons terhadap informasi dari warga akan menjadi bahan evaluasi pimpinan.
"Polisi yang tidak merespons laporan dan informasi dari masyarakat akan kami evaluasi karena tugas kepolisian adalah merespons harapan dan informasi dari masyarakat secara cepat," ujarnya.
Sehari sebelumnya, saat memimpin Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas di Mapolda Jawa Barat, Pipit juga menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Jawa Barat memiliki peran strategis karena menjadi salah satu fondasi stabilitas nasional. Menurutnya, Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, sentra pangan, pusat pendidikan, dan tujuan investasi nasional.
"Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar serta dinamika yang tinggi di Indonesia. Jawa Barat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, sentra pangan, pusat pendidikan, tujuan investasi, sekaligus wilayah yang memiliki posisi strategis secara nasional," katanya.
Pipit menilai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, tekanan ekonomi, bencana, konflik sosial, hingga meningkatnya kriminalitas. Kondisi tersebut menuntut kepolisian untuk terus beradaptasi dan tidak hanya mengandalkan pola penanganan secara konvensional.
Karena itu, ia meminta seluruh Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri untuk memperkuat kolaborasi dengan masyarakat melalui program Sabuk Kamtibmas. Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat diwujudkan melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Kapolda juga menegaskan empat prinsip yang harus menjadi pedoman bagi seluruh Bhabinkamtibmas, yakni adaptif terhadap dinamika wilayah, responsif dalam memberikan pelayanan, kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, serta solutif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Ia meyakini penerapan keempat prinsip tersebut secara konsisten akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....