Duh, Dua Pelajar di Garut Kedapatan Jual Miras!
- 17 Apr 2026 14:47 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut – Polsek Cibatu Polres Garut mengambil langkah tegas namun humanis dengan melakukan musyawarah dan pembinaan terhadap dua pelajar yang kedapatan menjual minuman keras (miras), pada Kamis 16 April 2026 malam. Kedua pelajar tersebut diketahui masih berstatus sebagai siswa sekolah menengah atas dan berasal dari wilayah Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut.
Dalam upaya penyelesaian, pihak kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif melalui musyawarah. "Hasilnya, kedua pelajar tersebut membuat surat pernyataan yang berisi komitmen untuk tidak lagi melakukan kegiatan jual beli minuman keras," kata Kapolsek Cibatu, AKP Amirudin Latif, Jumat, 17 April 2026.
Ia menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pembinaan agar para pelajar tidak terjerumus lebih jauh ke dalam perbuatan yang melanggar hukum. “Kami mengedepankan pembinaan dengan melibatkan orang tua serta unsur pemerintahan setempat, agar ada pengawasan dan tanggung jawab bersama dalam membina anak-anak kita,” ujarnya.
Usai proses pembinaan, kedua pelajar tersebut diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing, dengan disaksikan oleh Kepala Desa Sukaluyu serta perangkat lingkungan setempat, termasuk RT dan RW. "Usai dilakukan pembinaan, kedua pelajaran tersebut kami serahkan kembali ke orang tuanya agar diberikan pembinaan lebih lanjut,"katanya.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak terlibat dalam peredaran minuman keras yang dapat merusak masa depan." Mudah-mudahan setelah diberikan pembinaan bisa memberikan efek jera bagi kedua pelajar tersebut agar tidak lagi menjual.minuman keras tersebut,"katanya.
Polsek Cibatu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kondusifitas wilayah serta melakukan pembinaan terhadap masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan solutif." Kami akan terus berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah serta melakukan pembinaan terhadap masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan solutif,"tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....