Polisi Periksa SOP RSHS Terkait Insiden Bayi Digendong Orang Tak Dikenal

  • 14 Apr 2026 17:55 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Polisi masih mendalami dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan bayi yang digendong orang tak dikenal di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang viral belakangan ini. Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengatakan hingga kini pihaknya belum menyimpulkan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah benar terdapat indikasi tindak pidana atau pelanggaran SOP oleh pihak rumah sakit,” ujar Anton saat ditemui di Polrestabes Bandung, Selasa 14 April 2026.

Anton juga membenarkan adanya informasi mengenai gelang identitas bayi yang diduga sudah terlepas sebelum diserahkan kepada orang tua. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihak kepolisian belum dapat menarik kesimpulan dan penyidik masih mengkaji apakah peristiwa itu terjadi karena unsur kesengajaan atau faktor lain yang bersifat kelalaian.

“Kami akan teliti lebih lanjut, apakah itu disengaja atau tidak. Bisa saja terjadi tanpa sengaja, atau ada faktor lain. Semua masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Ia menambahkan, apabila nantinya ditemukan bahwa pelepasan gelang identitas dilakukan tanpa mengikuti prosedur yang berlaku, maka hal tersebut dapat mengarah pada indikasi pelanggaran lain. Polisi juga memastikan akan menyampaikan hasil penyelidikan setelah seluruh proses pemeriksaan dan pendalaman selesai dilakukan.

Terkait tes DNA yang ingin diajukan korban yaitu Nina Saleha (27) dan kuasa hukumnya, Polisi juga mempersilahkan hal tersebut dilakukan. Kendati demikian pihak kepolisian belum menerima permintaan untuk tes DNA secara resmi dari pihak Nina.

“Kalaupun iya bisa dipastikan akan difasilitasi. Hal tersebut kami belum menerima permintaan,” kata Anton.

Polisi juga akan mendalami keterangan-keterangan dari Nina terkait peristiwa yang menimpanya. Namun, diketahui Nina belum membuat laporan ke Polisi terkait insiden itu.

"Sudah berkomunikasi dengan kami, karena dia menunjuk pengacara. Akan kami dalami lagi keterangan-keterangan dari sisi orang tua korban atau orang tua lain, atau dari pihak rumah sakit, nanti dari hasil investigasi akan diberi tahukan lebih lanjut,” kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....