BNN Kota Bandung Waspadai Cairan Vape Dicampur Narkotika Sintetik
- 20 Feb 2026 14:25 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Penggunaan rokok elektrik atau vape terindikasi disalahgunakan dengan mencampurkan zat narkotika sintetik. Temuan ini menjadi perhatian serius aparat dan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Bandung, Gini Windiasari, kepada RRI, Jumat, 20 Februari 2026. Ia menjelaskan bahwa baru-baru ini ditemukan cairan rokok elektrik yang mengandung zat etomidate.
Menurutnya, zat etomidate kini telah masuk dalam golongan narkotika jenis II. Selain itu, dari 341 sampel cairan yang diteliti secara acak oleh BNN RI, ditemukan tiga sampel mengandung etomidate.
“Satu sampel mengandung metamfetamin atau sabu, dan dua lainnya mengandung ganja sintetis,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa bentuk cair pada vape memudahkan pencampuran dengan narkotika sintetik yang juga berbentuk cairan.
Gini menjelaskan bahwa pembuktian penggunaan narkotika sintetik dapat dilakukan melalui tes, seperti tes urine. Langkah ini penting untuk memastikan ada atau tidaknya kandungan zat terlarang dalam tubuh pengguna.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap peredaran vape ilegal. Salah satu indikasi yang dapat dicurigai adalah harga yang lebih mahal dari produk vape pada umumnya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya melihat penyalahguna narkotika sebagai korban yang membutuhkan pertolongan. “Penyalahgunanya kami anggap sebagai korban, seperti orang sakit atau pasien yang bisa dibantu melalui rehabilitasi,” katanya.
BNN Kota Bandung menyatakan kesiapan untuk membantu masyarakat yang terindikasi penyalahgunaan narkotika. Masyarakat juga diimbau untuk menerapkan gaya hidup sehat dan menjauhi rokok elektrik maupun zat adiktif lainnya demi menjaga kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....