Polda Jabar Musnahkan 28,9 kg Sabu, Hasil Pengungkapan

  • 18 Feb 2026 19:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Polda Jawa Barat memusnahkan narkotika jenis sabu seberat 28, 9 kg sabu serta 160.334 butir psikotropika dan obat keras terbatas (OKT). Selain itu juga 39 ribu botol minuman keras turut dimusnahkan.

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan jaringan narkoba pada 26 Januari 2026 di Jalan Panumbang Jaya Dalam, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan, pengungkapan serta pemusnahan itu merupakan komitmen Polda Jawa Barat untuk memberantas peredaran gelap narkoba.

"Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah Jawa Barat. Pengungkapan ini adalah bentuk komitmen kami untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika," ujar Rudi usai pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolda Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026.

Ia menjelaskan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan dan peredaran sabu di wilayah Kota Bandung. Pada Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB, tim Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Jabar melakukan penggerebekan di rumah tersangka.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat bruto 772,45 gram dan netto 758,21 gram yang disimpan di dalam laci kamar tidur tersangka. Selain itu, turut diamankan timbangan digital, plastik klip berbagai ukuran, sendok, serta satu unit telepon seluler.

Berdasarkan pemeriksaan, tersangka mengaku berperan sebagai kurir sekaligus perantara jual beli sabu atas perintah seorang DPO berinisial AA. Ia dijanjikan upah sebesar Rp 15 juta per 1.000 gram sabu.

Sementara itu Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) yang turut hadir dalam pemusnahan barang bukti narkoba menyampaikan apresiasi atas kinerja cepat dan konsisten jajaran Polda Jabar dalam menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Jabar.

Menurut KDM, capaian tersebut merupakan hasil dari respons cepat jajaran kepolisian Polda Jabar terhadap berbagai keluhan masyarakat serta penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan masif.

“Seluruhnya karena respons kepolisian terhadap berbagai keluhan masyarakat serta penegakan hukum yang konsisten. Spirit ini harus kita pertahankan dan tingkatkan," ujar KDM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....