Viking Ganas Subang Desak Polisi Tuntaskan Kasus
- 21 Jan 2026 13:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua pendukung Persib Bandung atau bobotoh asal Subang masih menyita perhatian publik. Peristiwa tragis tersebut memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, termasuk komunitas suporter Viking Ganas Subang yang mendesak kepolisian segera menuntaskan penanganan kasus itu secara transparan dan berkeadilan.
Komunitas Viking Ganas Subang secara terbuka menyampaikan sikap prihatin sekaligus dorongan agar aparat penegak hukum bergerak cepat mengungkap pelaku kecelakaan. Mereka menilai, proses hukum yang tegas dan jelas menjadi bentuk keadilan bagi korban serta keluarganya, sekaligus pembelajaran penting bagi keselamatan berlalu lintas.
Ketua Harian Viking Ganas Subang menyampaikan bahwa dua korban, Ahmad Saefullah dan Putri Wijayaka, dikenal sebagai bobotoh yang aktif dalam berbagai kegiatan positif komunitas. “Keduanya bukan hanya pendukung Persib, tetapi juga sosok yang berkontribusi dalam kegiatan sosial dan solidaritas antaranggota,” ujarnya.
Baca Juga: Polisi Ungkap Ratusan Obat Terlarang Tanpa Izin Edar
Kecelakaan tersebut terjadi di sebuah persimpangan jalan di wilayah Kabupaten Subang pada malam hari. Insiden itu melibatkan sepeda motor yang ditumpangi korban dengan sebuah truk, yang diduga langsung meninggalkan lokasi kejadian usai tabrakan, sehingga menyebabkan kedua korban meninggal dunia di tempat.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa Satuan Lalu Lintas Polres Subang masih terus melakukan penyelidikan intensif. Aparat kepolisian, kata dia, telah menurunkan unit patroli dan penyidik untuk memburu sopir truk yang diduga kabur setelah kejadian.
“Unit patroli dan penyidik masih melakukan upaya pencarian terhadap pengemudi truk yang meninggalkan lokasi kejadian. Kami berkomitmen mengungkap secara detail peristiwa ini agar pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Hendra, Rabu 21 Januari 2026.
Desakan yang disuarakan Viking Ganas Subang dinilai sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan dan penegakan hukum. Meski demikian, aparat mengingatkan agar aspirasi disampaikan secara tertib dan tidak memunculkan spekulasi yang dapat memperkeruh situasi.
Polda Jawa Barat juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. “Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kondusivitas, mempercayai proses hukum, dan mencari solusi agar kecelakaan serupa tidak terulang di masa mendatang,” pungkas Hendra.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....