Farhan, Imbau Pihak Bersengketa di Sukahaji Tahan Diri

  • 03 Des 2025 14:51 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung; Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengimbau seluruh pihak yang tengah bersengketa di kawasan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, untuk menahan diri dan mengutamakan penyelesaian masalah secara damai. Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak akan pernah menjadi solusi dan hanya akan melahirkan persoalan baru.

“Apa pun masalahnya, semua bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Konflik dengan kekerasan hanya akan menimbulkan masalah baru,” ujar Farhan, Rabu (3/12/2025).

Farhan meminta kedua belah pihak tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan di luar hukum. Ia juga mengajak tokoh agama, masyarakat, dan pemuda Sukahaji untuk ikut menjaga situasi tetap kondusif.

Wali Kota Bandung menyampaikan keprihatinannya atas potensi konflik yang kembali terjadi di kawasan tersebut. Ia menegaskan pentingnya penghormatan terhadap proses hukum yang tengah berlangsung.

“Saya sangat menghargai dan mengapresiasi sikap pihak-pihak yang menahan diri,” ungkapnya.

Menurut Farhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap dinamika yang terjadi di masyarakat, termasuk memastikan adanya kepastian hukum. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan dan musyawarah harus menjadi landasan dalam menyelesaikan permasalahan.

“Dengan semangat kebersamaan dan musyawarah, kita yakin setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai, bermartabat, dan berkeadilan,” ucapnya.

Baca juga:Zebra Lodaya di Garut, Gakum ETLE Mobile Meningkat

Sementara itu, laporan dari Kecamatan Babakan Ciparay menyebutkan bahwa situasi di lokasi telah berhasil dikendalikan dan dinyatakan kondusif. Sejak pukul 08.00 WIB, jajaran kecamatan melakukan pemantauan langsung untuk memastikan kondisi tetap aman.

Merespons perkembangan di lapangan, pihak kecamatan berkoordinasi dengan Kapolsek Babakan Ciparay, jajaran intel Polrestabes Bandung, serta kuasa hukum pemilik lahan. Pihak kecamatan meminta agar proses pengosongan dan perataan lahan dihentikan sementara demi menjaga ketertiban.

Selain koordinasi aparat, pemerintah kecamatan juga menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda sekitar untuk membantu meredam ketegangan serta mencegah penyebaran informasi yang dapat memicu provokasi.

Upaya tersebut menunjukkan hasil positif. Pada pukul 11.30 WIB, seluruh aktivitas pengosongan dihentikan, dan situasi di lahan Sakura dinyatakan aman dan terkendali.

Pemkot Bandung mengimbau seluruh pihak terkait untuk tetap mengedepankan komunikasi, mengutamakan jalur hukum, serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sukahaji dan sekitarnya demi mencegah terulangnya ketegangan serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....