Zebra Lodaya di Garut, Gakum ETLE Mobile Meningkat

  • 02 Des 2025 18:59 WIB
  •  Bandung

KBRN,Garut : Selama berlangsungnya Operasi Zebra Lodaya 2025 selama dua pekan di wilayah hukum Kabupaten Garut, penegakan hukum (gakum) terhadap pelanggar lalu lintas yang menggunakan sistem ETLE Mobile cenderung meningkat jika dibandingkan ditahun sebelumnya. Sementara Tilang manual hanya berada di kisaran 5 persen saja.

" Untuk gakum terhadap pelanggar saat ini lebih dominan menggunakan sistem etle mobile, sementara penindakan menggunakan tilang manual hanya sekitar 5 persen itu pun diprioritaskan bagi pelanggar yang berpotensi laka lantas,"kata Kabag Operasional (KBO) Satlantas Polres Garut, Iptu. Priyo Sambodo, Selasa (2/12/2025) di Mapolres Garut.

Baca juga : Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang Akibat Rem Truk Blong

Ia mengatakan, untuk Operasi Zebra Lodaya 2025 cenderung mengalami pergeseran dalam hal penindakan bagi pelanggar. "Hampir 95 persen pelanggar ditindak melalui etle mobile dan angkanya secara kwantitas mengalami peningkatan,"ujarnya.

Ia mengatakan, dengan masih tingginya angka pelanggaran yang terjerat ETLE Mobile membuktikan tingkat kesadaran warga berlalu lintas masih rendah.

"Mayoritas warga yang dikenakan sangai penegakan hukum seperti tahun tahun sebelumnya yaitu tidak.memggunakan helm, melawan arus, pengendara anak dibawah umur dan masih banyak yang menggunakan knalpot tidak berstandar,"ujarnya.

Ia menyampaikan, Operasi Zebra 2025 ini untuk laka lantas juga mengalami penurunan drastis termasuk zero fatalitas kecelakaan lalu lintas. "Kami berharap dengan diberlakukannya gakum elte mobile atau etle statis diharapkan tingkat kesasaran warga berlalu lintas lebih tinggi," tuturnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....