Tren Bangunan Industrial di Indonesia Kian Diminati

  • 29 Apr 2026 22:54 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Tren desain bangunan di Indonesia terus mengalami perkembangan. Salah satu konsep yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir adalah gaya arsitektur industrial. Konsep ini banyak diterapkan pada hunian, kafe, hingga ruang komersial karena dinilai lebih efisien, fungsional, dan memiliki karakter visual yang kuat.

Arsitektur industrial dikenal dengan ciri khas tampilan material yang diekspos, seperti beton, baja, dan bata merah tanpa finishing. Gaya ini mengusung prinsip kejujuran material atau truth to materials, di mana elemen bangunan ditampilkan apa adanya tanpa ditutup ornamen berlebihan.

Menurut artikel “Arsitektur Industrial: Sejarah dan Ciri Khas” yang diterbitkan oleh Sandimas pada 25 November 2025, salah satu karakter utama bangunan industrial adalah struktur yang terlihat jelas, mulai dari balok, kolom, hingga instalasi pipa dan kabel yang sengaja diekspos sebagai bagian dari estetika.

Hal senada juga disampaikan dalam artikel “Konsep Arsitektur Industrial” oleh Eticon yang terbit pada 13 Desember 2023. Dalam publikasi tersebut dijelaskan bahwa tampilan bangunan industrial memang dibuat menyerupai kondisi belum selesai, namun tetap dirancang secara matang agar tetap estetis dan nyaman digunakan.

Selain itu, konsep ruang terbuka atau open space menjadi bagian penting dalam desain industrial. Minimnya sekat antar ruang memberikan kesan luas serta fleksibel untuk berbagai fungsi. Penggunaan warna netral seperti abu-abu, hitam, dan coklat juga memperkuat identitas gaya ini.

Sementara itu, artikel dari BTN Properti yang dipublikasikan pada 6 Maret 2024 menyebutkan bahwa elemen utilitas seperti ducting, instalasi listrik, dan pipa justru menjadi elemen visual yang ditonjolkan, bukan disembunyikan seperti pada desain konvensional.

Konsep industrial sendiri berakar dari prinsip arsitektur modern yang menekankan fungsi sebagai dasar utama desain. Filosofi form follows function menjadi landasan utama, di mana bentuk bangunan mengikuti kebutuhan dan kegunaan ruang.

Dengan biaya yang relatif lebih efisien karena minim finishing serta desain yang fleksibel, gaya industrial kini menjadi pilihan banyak masyarakat, terutama di kawasan perkotaan.

Bangunan industrial bukan sekadar tren visual, tetapi juga mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat yang mengutamakan fungsi, efisiensi, dan kejujuran dalam desain. Dukungan dari berbagai sumber dan praktisi menunjukkan bahwa konsep ini akan terus berkembang dan menjadi salah satu gaya arsitektur yang dominan di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....