Museum Mini Suyadi Hadir hingga Akhir Agustus, Kenang Sosok di Balik Karakter Unyil
- 22 Agt 2026 20:39 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung- Sosok Si Unyil dan Pak Raden kembali hadir di Kota Bandung melalui pameran Museum Mini Suyadi yang digelar di Hotel Butik Sawunggaling ITB, 21–30 Agustus 2026. Pameran yang digelar TaCita (Yayasan Cita Cerita Anak) bersama FSRD ITB/KIBA ITB ini menghadirkan berbagai karya dari Suyadi, sang maestro dibalik dua karakter ikonik tersebut.
Dalam pameran itu, pengunjung dapat melihat koleksi boneka, sketsa, lukisan, ilustrasi, arsip, hingga dokumentasi perjalanan Suyadi sebagai seniman dan pendidik. Suyadi yang dikenal luas sebagai pencipta dan pengembang karakter Si Unyil dan Pak Raden diketahui merupakan seorang alumni dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB, yang berkuliah pada tahun 1952.
Dosen FSRD ITB sekaligus Ketua Panitia Museum Mini Suyadi, Riama Maslan Sihombing mengatakan pemilihan tempat dari pameran tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan nilai historis dari cerita Suyadi. Suyadi pernah tinggal di daerah Sawunggaling tersebut saat mahasiswa dan kawasan tersebut merupakan sebuah asrama.
"Ketika Sawunggaling masih menjadi asrama, Pak Suyadi pernah tinggal di sini. Ia suka mendalang di teras atas asrama, suaranya keras dan bagus, sehingga orang-orang yang lewat di Tamansari sering berhenti untuk melihatnya. Karena itu, kami ingin sekali mengenang beliau di tempat yang sama. Kami mengenang beliau sebagai seorang pencerita, dalang, animator, pendongeng, sekaligus pendidik," ujar Riama dalam pembukaan pameran, Jumat 21 Agustus 2026.
Menurut Riama, pameran tersebut tidak hanya ingin mengenalkan kembali sosok Pak Raden sebagai tokoh di balik Si Unyil. Generasi muda juga diajak mengenal Suyadi sebagai seorang dalang, pendongeng, animator, ilustrator, penulis buku anak, dan pendidik.
"Kami sangat senang jika generasi muda yang belum mengenal Pak Suyadi bisa datang. Kalau generasi kami, sebetulnya masih memiliki kenangan dengan Si Unyil, tetapi generasi muda juga bisa mengenal kembali sosok Pak Suyadi sebagai dalang, pendongeng, dan budayawan," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Akademik FSRD ITB, Banung Grahita mengatakan, Suyadi merupakan sosok tokoh nasional multitalenta yang memiliki kontribusi penting terhadap perkembangan seni dan animasi di Indonesia.
"Pak Suyadi selain merupakan tokoh nasional yang legendaris dan terkenal dengan Si Unyil dan Pak Raden, beliau adalah otak kreatif di balik semua itu. Beliau juga seorang pendidik yang membawa ilmu ilustrasi dan termasuk salah satu pelopor dunia animasi di Indonesia," kata Banung, Jumat 21 Agustus 2026
Banung menambahkan, kemampuan Suyadi dalam bercerita menjadi salah satu keunggulan yang membuat karyanya tetap dikenang. Kemampuan tersebut tidak hanya terlihat dari karya visual, tetapi juga ketika Suyadi tampil sebagai dalang.
Pameran Museum Mini Suyadi juga dirancang tidak sekadar menjadi ruang untuk melihat koleksi. Pengunjung diajak mendapatkan pengalaman melalui berbagai instalasi dan kegiatan, mulai dari panggung cerita, workshop kreatif, kelas teater, klab buku, hingga tur cerita.
Museum Mini Suyadi dibuka untuk masyarakat umum setiap hari pukul 09.00–17.00 WIB hingga 30 Agustus 2026. Pameran tersebut juga menjadi bagian dari upaya TaCita bersama sejumlah mitra untuk mengenalkan kembali warisan karya dan cerita anak Indonesia kepada generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....