Taiwan Bidik Pasar Global lewat Animasi
- 26 Jun 2026 17:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Industri animasi Taiwan menunjukkan ambisinya menembus pasar internasional dalam ajang Annecy International Animation Film Festival di Prancis. Sejumlah studio dan rumah produksi memperkenalkan proyek-proyek terbaru mereka sambil menegaskan komitmen untuk membangun karakter animasi yang mampu bersaing di pasar global.
Dilansir dari Variety, salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah serial YaYa's Band karya sutradara Chun-chien Lien. Serial tanpa dialog ini mengisahkan petualangan seorang anak perempuan bernama YaYa di dunia Notevana, tempat musik menjadi bagian dari kehidupan setiap orang. Menurut Lien, industri kreatif Taiwan memiliki banyak talenta, tetapi pasar domestiknya masih terbatas sehingga kolaborasi internasional menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan karya mereka.
Selain YaYa's Band, sejumlah proyek lain juga diperkenalkan, seperti Puringau (Sorceress) yang mengangkat budaya masyarakat adat Taiwan, Hi Kids! Sing and Dance with Lusasa Family yang menyasar anak-anak prasekolah, serta Flamie Rangers dan Beelu's Yum Yum Time. Serial terakhir bahkan telah memasuki musim ketiga dan berhasil menjangkau keluarga di sekitar 60 negara dengan menggabungkan petualangan, kuliner, musik, dan unsur interaktif.
Perwakilan Taiwan Creative Content Agency (TAICCA), Gillian Lu, mengatakan animasi Taiwan memiliki ciri khas yang kuat dan siap menjadi mitra dalam produksi bersama dengan berbagai negara. Menurutnya, Taiwan memiliki sumber daya kreatif dan teknologi yang mumpuni untuk menghasilkan karya animasi berkualitas yang dapat diterima oleh penonton internasional.
Meski demikian, para pelaku industri menilai masih diperlukan upaya lebih besar agar karakter-karakter asal Taiwan semakin dikenal di dunia. Mereka berharap kolaborasi dengan perusahaan internasional tidak hanya membuka peluang pendanaan, tetapi juga meningkatkan nilai dan daya saing karya animasi Taiwan sehingga mampu menembus pasar global dengan lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....