2026 Jadi 2016 Lagi? Ini Tren Nostalgia yang Ramai di TikTok!
- 08 Jun 2026 12:41 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Belakangan ini media sosial TikTok dan Instagram diramaikan dengan tren bertajuk "2026 is The New 2016". Melalui tren tersebut, pengguna internet membagikan foto lama, lagu populer, hingga berbagai momen yang identik dengan tahun 2016.
Tren ini muncul dari rasa nostalgia terhadap era internet yang dianggap lebih sederhana dibandingkan saat ini. Pengguna media sosial ramai mengunggah kembali foto dengan filter khas Instagram lama, mengenang tantangan viral seperti Mannequin Challenge, hingga memutar kembali lagu-lagu yang populer satu dekade lalu.
Menurut laporan Forbes yang diterbitkan pada Januari 2026, tren tersebut awalnya berkembang dari komunitas Gen Z di TikTok yang merasa internet saat ini semakin dipenuhi konten berulang, umpan algoritma yang padat, serta maraknya konten berbasis kecerdasan buatan. Kondisi tersebut membuat sebagian pengguna merindukan suasana media sosial yang dianggap lebih autentik pada 2016.
Fenomena ini juga dikaitkan dengan gerakan yang dikenal sebagai "Great Meme Reset", yaitu ajakan untuk menghadirkan kembali meme dan budaya internet lama. Banyak kreator berharap tren tersebut dapat mengembalikan kreativitas dan keseruan internet yang mereka rasakan pada masa lalu.
Tahun 2016 sendiri dianggap sebagai periode yang berkesan bagi banyak anggota Generasi Z. Saat itu berbagai budaya populer seperti filter anjing Snapchat, aplikasi Vine, permainan Pokémon GO, hingga lagu-lagu dari Justin Bieber, Drake, dan The Chainsmokers mendominasi media sosial.
Tidak hanya di TikTok, tren nostalgia juga terlihat pada dunia musik. Laporan terbaru menunjukkan bahwa lagu-lagu lama kembali mendominasi layanan streaming karena banyak anak muda memilih mendengarkan musik dari dekade sebelumnya dibandingkan lagu-lagu terbaru.
Di berbagai forum internet, sebagian pengguna menyebut tren ini bukan sekadar kerinduan terhadap tahun tertentu. Banyak yang menganggap fenomena tersebut sebagai bentuk keinginan untuk kembali merasakan masa sebelum pandemi COVID-19 dan sebelum media sosial berkembang secepat sekarang.
Meski hanya berupa tren media sosial, "2026 is The New 2016" menunjukkan bagaimana nostalgia dapat menjadi cara bagi generasi muda untuk mencari kenyamanan di tengah perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Bagi sebagian orang, mengenang masa lalu bukan sekadar melihat foto lama, tetapi juga mengingat kembali perasaan dan pengalaman yang pernah mereka rasakan.
Penulis: Raissa Mutiara Gayatri-RRI Bandung
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....