Mahasiswa Sulit Nonton Film Sampai Selesai
- 31 Jan 2026 13:33 WIB
- Bandung
Rri.co.id, Bandung: Sejumlah dosen studi film di Amerika Serikat mengungkapkan kekhawatiran baru: mahasiswa kini kesulitan menonton film sampai selesai. Keluhan ini muncul seiring makin panjangnya durasi film dan menurunnya daya fokus mahasiswa di ruang kelas.
Dalam laporan yang ditulis jurnalis The Atlantic, Rose Horowitch, sekitar 20 profesor film menyebut mahasiswa sering mengecek ponsel saat pemutaran film dan bahkan kesulitan menjawab pertanyaan dasar setelahnya. Menonton film yang dulu dianggap tugas menyenangkan, kini justru menjadi tantangan.
Salah satu kisah yang ramai dibicarakan datang dari Jeff Smith, dosen di University of Wisconsin–Madison. Ia menceritakan lebih dari separuh mahasiswanya salah menjawab pertanyaan tentang akhir film klasik Jules and Jim, bahkan menyebut adegan dan tokoh yang sama sekali tidak ada di film tersebut.
Fenomena ini membuat sebagian dosen terpaksa mengubah metode pengajaran. Alih-alih menugaskan film utuh, mahasiswa hanya diminta menonton potongan tertentu. Pola ini disebut mirip dengan yang terjadi di kelas sastra, di mana siswa hanya membaca cuplikan buku, bukan keseluruhan karya.
Meski begitu, tidak semua pihak pesimistis. Beberapa akademisi menilai generasi muda tetap memiliki minat kuat pada budaya film. Di industri hiburan, Gen Z bahkan dijuluki sebagai “generasi Letterboxd” dan disebut ikut mendorong kesuksesan film-film tertentu di bioskop.
Profesor Lynn Spigel dari Northwestern University menyebut mahasiswa yang benar-benar tertarik belajar film tetap menunjukkan antusiasme tinggi. “Mereka yang memang serius mencintai film, dari dulu sampai sekarang, tetap ada,” ujarnya.
Isu ini memunculkan pertanyaan besar tentang perubahan cara generasi muda mengonsumsi karya audiovisual di era digital, sekaligus tantangan baru bagi dunia pendidikan film untuk menyesuaikan metode belajar tanpa kehilangan kedalaman apresiasi terhadap sinema.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....