Pasar Kreatif Bandung 2026 Libatkan 339 UMKM
- 04 Jun 2026 15:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung kembali menghadirkan Pasar Kreatif Bandung 2026 sebagai pembuka rangkaian Bulan Belanja Bandung. Kegiatan yang melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan ini akan berlangsung mulai 8 Juni hingga 2 Agustus 2026 di delapan pusat perbelanjaan ternama di Kota Bandung.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan Pasar Kreatif Bandung akan menjadi agenda pembuka sekaligus peluncuran resmi Bulan Belanja Bandung yang digelar pada 8 Juni 2026 di Paris Van Java.
“Pasar Kreatif Bandung akan menjadi pembuka sekaligus launching Bulan Belanja Bandung pada 8 Juni di Paris Van Java,” ujar Ronny, Kamis 4 Juni 2026.
Menurutnya, sebanyak 339 UMKM telah dinyatakan lolos proses seleksi dan kurasi untuk mengikuti kegiatan tersebut. Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan semakin tingginya minat pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam ajang promosi tahunan tersebut.
“Ini meningkat dari tahun sebelumnya. Mereka sudah melalui proses seleksi dan kurasi agar sesuai dengan pasar di masing-masing mal,” katanya.
Adapun delapan pusat perbelanjaan yang menjadi lokasi penyelenggaraan Pasar Kreatif Bandung 2026 yakni Paris Van Java, Cihampelas Walk, 23 Paskal Shopping Center, Trans Studio Mall Bandung, Kings Shopping Center, Summarecon Mall Bandung, Festival Citylink, dan Botanika Mall Bandung.
Ronny menjelaskan, Pasar Kreatif Bandung tidak hanya berorientasi pada peningkatan transaksi penjualan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat branding produk-produk UMKM lokal.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan branding. Setelah itu baru diharapkan ada peningkatan penjualan dan omzet,” ucapnya.
Ia menilai kehadiran UMKM di pusat perbelanjaan modern memberikan pengalaman dan peluang yang berbeda dibandingkan berjualan di lokasi konvensional. Dengan berada di mal, para pelaku usaha dapat menjangkau segmen konsumen yang lebih luas serta meningkatkan citra produknya.
“Ketika mereka masuk ke mal, exposure-nya berbeda. Ini akan membantu meningkatkan citra dan daya saing produk mereka,” katanya.
Selain menjadi ajang pemasaran, Pasar Kreatif Bandung juga menjadi wadah promosi berbagai produk unggulan Kota Bandung, mulai dari sektor fesyen, kriya, hingga kuliner. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama bisnis baru bagi para pelaku UMKM, baik dengan pembeli potensial maupun investor.
Ronny menegaskan, penyelenggaraan Pasar Kreatif Bandung merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Bandung dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan mendorong UMKM agar semakin berkembang. “Kita ingin UMKM naik kelas, punya pasar yang lebih luas, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tuturnya.
Pembukaan Pasar Kreatif Bandung 2026 direncanakan akan diresmikan langsung oleh Muhammad Farhan serta dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk DPRD Kota Bandung dan Dekranasda. Di akhir kesempatan, Ronny mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dengan mengunjungi Pasar Kreatif Bandung dan mendukung produk-produk lokal karya pelaku UMKM Kota Bandung.
“Ayo kunjungi Pasar Kreatif Bandung mulai 8 Juni. Dukung UMKM kita agar semakin maju dan berkembang,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....