Pemkot Bandung Dorong UMKM Naik Kelas

  • 01 Nov 2025 13:12 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung; Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Bandung terus memperkuat dukungannya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan berdaya saing tinggi di era digital.

Melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, dan pemasaran baik secara offline maupun online, pemerintah kota berupaya menciptakan ekosistem usaha yang lebih produktif dan modern.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, Budhi Rukmana, mengatakan pihaknya saat ini fokus pada peningkatan kapasitas dan profesionalisme pelaku UMKM. Menurutnya, pembinaan yang diberikan tidak hanya menyentuh aspek produksi, tetapi juga manajemen dan pemasaran.

“Kami ingin para pelaku UMKM tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga bisa mengelola usaha secara profesional dan memasarkan produk dengan lebih luas,” ujar Budhi, Sabtu (1/11/2025).

Baca juga:Wawalikota Tasikmalaya: Saya Siap Bantu Promosi UMKM

Sebagai bagian dari strategi penguatan pasar, Dinas Koperasi dan UKM menyediakan berbagai sarana promosi offline seperti bazar dan kegiatan Salapak di Hotel Horizon. Selain itu, sejumlah event besar seperti Merah Putih Fair, Hari Jadi Kota Bandung, hingga Wood Coconut Day juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan mereka langsung kepada masyarakat.

Di sisi lain, digitalisasi menjadi fokus utama pengembangan UMKM ke depan. Budhi menjelaskan, UMKM yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) bisa bergabung dalam e-katalog pemerintah untuk memperluas akses pasar. Sedangkan bagi yang belum memiliki NIB, mereka tetap bisa memanfaatkan platform Bela Pengadaan, yang memungkinkan produk UMKM digunakan oleh perangkat daerah, kecamatan, maupun kegiatan publik lainnya.

Lebih lanjut, Budhi mengungkapkan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung baru saja meluncurkan platform digital khusus UMKM bernama Maju Sarana Digital Marketing Utama (Marema). Platform ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM dalam melakukan bisnis secara online sekaligus memperkuat kemampuan digital mereka.

“Marema kami hadirkan untuk melatih UMKM agar terbiasa melakukan bisnis secara online, sekaligus mempermudah mereka mengunggah produk ke e-katalog dan Bela Pengadaan,” katanya.

Marema juga menjadi bagian dari rencana pembentukan UMKM Center dan Inkubasi Besar di tiga kecamatan di Kota Bandung. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang terpadu mulai dari pelatihan, pendampingan, pemasaran, hingga peningkatan kapasitas digital para pelaku usaha.

“Dengan berbagai program tersebut, kami menargetkan agar UMKM lokal semakin kompetitif. Mampu bersaing di pasar nasional, dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian kota,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....