JAYANTARA Priangan Timur Dorong UMKM Naik Kelas hingga Pasar Global

  • 24 Jul 2026 20:55 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Bank Indonesia terus memperkuat peran UMKM sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan JAYANTARA Priangan Timur 2026, yang dibuka 24 Juli 2026 di Kompleks Gedung Bupati Tasikmalaya. Mengusung tema “UMKM Unggul, Digital Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, JAYANTARA menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam mendorong UMKM Priangan Timur semakin produktif, adaptif terhadap perkembangan digital, serta mampu memperluas pasar hingga tingkat global.

Penyelenggaraan JAYANTARA Priangan Timur 2026 merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam membangun ekosistem UMKM yang semakin kuat melalui peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi. Tahun ini, JAYANTARA diselenggarakan bertepatan dengan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya, sekaligus memperkuat sinergi Bank Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi ekonomi lokal dan ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan

baru daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Laura Rulida mengatakan, UMKM memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan dan pertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah sekitar 66 juta unit usaha, UMKM memberikan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap sekitar 117 juta tenaga kerja.

“ Besarnya peran tersebut menjadikan penguatan UMKM penting tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dalam memperluas kesempatan kerja, menjaga daya beli, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif,” katanya.

Laura melanjutkan, di tengah transformasi digital dan dinamika perekonomian global yang semakin cepat, tantangan UMKM juga semakin kompleks. Pelaku usaha dituntut tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat kualitas dan konsistensi produk, memenuhi standardisasi dan sertifikasi, memperluas akses pembiayaan dan pemasaran, serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Bank Indonesia terus mendorong pengembangan UMKM melalui pendekatan yang terintegrasi, end-to-end, dan berkelanjutan, mulai dari peningkatan kapasitas dan kualitas produk, fasilitasi akses pembiayaan, perluasan pasar, hingga digitalisasi transaksi pembayaran.

Di Priangan Timur, pendekatan tersebut antara lain diwujudkan melalui EXPORENA, sebagai program akselerasi UMKM menuju pasar ekspor, serta PINUNGGUL, yang mendorong peningkatan kapasitas digital, penguatan pemasaran daring, dan transformasi usaha berbasis teknologi.

“Program tersebut diarahkan agar UMKM tidak berhenti pada tahap tumbuh, tetapi mampu naik kelas, memperluas skala usaha, dan masuk ke rantai nilai yang lebih tinggi,” ujarnya.

Hasil pendampingan tersebut kata Laura, mulai menunjukkan capaian konkret. Salah satunya ditunjukkan oleh Kelompok Kopi Bunar, yang berhasil memperoleh “cupping score 87” dan merealisasikan ekspor perdana sebanyak satu ton kopi ke Jepang. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa produk unggulan Priangan Timur memiliki kualitas dan potensi untuk menembus pasar internasional apabila didukung oleh peningkatan kapasitas yang konsisten, standardisasi produk, perluasan jejaring, serta kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan.

Sementara, semangat tersebut menjadi inti penyelenggaraan JAYANTARA Priangan Timur 2026. Selama tiga hari, lebih dari 100 booth menghadirkan produk unggulan fesyen, kriya, makanan dan minuman, produk berkelanjutan, produk Dekranasda, hingga potensi desa wisata dari berbagai kabupaten dan kota di Priangan Timur.

Pameran tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang transaksi, kemitraan usaha, business matching, dan perluasan jaringan pemasaran bagi UMKM. Penguatan kapasitas pelaku usaha turut dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif, antara lain talkshow “Dari Niat ke Omzet: Kiat Membangun Usaha di Era Digital”, PeKA Talk mengenai keamanan digital bagi UMKM, live cooking, Cassava Challenge, serta bedah buku Tasbih Kupu-Kupu karya Panji Sakti.

Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi kewirausahaan, inovasi produk, pemanfaatan teknologi, serta keamanan dalam bertransaksi di era digital.

JAYANTARA juga menjadi panggung untuk memperkenalkan kekayaan ekonomi kreatif dan budaya Priangan Timur melalui Parade Festival Batik, Gebu Fashion Week, Fashion Show Batik Sukapura, lomba fotografi, pertunjukan seni budaya, hingga pemutaran film karya sineas lokal.

Berbagai kompetisi dan hiburan, turut dihadirkan untuk memperluas partisipasi masyarakat sekaligus meningkatkan eksposur terhadap produk dan potensi unggulan daerah. Aspek edukasi dan kepedulian sosial juga menjadi bagian dari rangkaian JAYANTARA melalui kegiatan Fun Walk, senam bersama, Warung Inflasi, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Dengan demikian, JAYANTARA dirancang tidak semata sebagai pameran UMKM, tetapi sebagai ruang bersama yang mengintegrasikan promosi, edukasi, transaksi, kreativitas, dan kolaborasi dalam satu ekosistem. Melalui JAYANTARA Priangan Timur 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat komitmen menjadikan pengembangan UMKM sebagai gerakan bersama untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UMKM, memperluas akses pasar dan pembiayaan, mempercepat adopsi digital, memperkuat kemitraan usaha, serta menciptakan nilai tambah yang semakin besar bagi perekonomian dan masyarakat Priangan Timur. Ke depan, Bank Indonesia Tasikmalaya akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah, perbankan, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem UMKM yang semakin produktif, inovatif, digital, dan berorientasi ekspor. Upaya tersebut merupakan bagian dari kontribusi Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Priangan Timur yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....