Bupati Bandung Optimis UMKM di Daerahnya Terus Berkembang
- 17 Mar 2025 12:23 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) mengaku optimis pelaku UMKM di Kabupaten Bandung terus maju dan berkembang. Apalagi, Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna selalu fokus dan terus membantu dan mendorong perkembangan para pelaku UMKM.
Bupati Bandung juga memastikan stok atau persediaan kebutuhan pangan aman dan stabil untuk masyarakat Kabupaten Bandung sampai Hari Raya Idulfitri 1446 H.
"Selama ini, persediaan stok pangan di Kabupaten Bandung aman dan stabil. Kita setiap seminggu sekali selalu mantau ke lapangan ketersediaan stok pangan. Insya Allah sampai Lebaran nanti, ketersediaan stok pangan aman dan stabil," ujarnya. Senin (17/3/2025)
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan, terselenggaranya kegiatan Bazar Ramadhan 1446 H dan Operasi Pasar Murah (OPM) 2025, untuk mempromosikan dan meningkatkan peluang pasar serta transaksi penjualan produk- produk UMKM Kabupaten Bandung.
"Menjaga stabilisasi harga dan ketersedian barang kebutuhan pokok dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H," harap Dicky.
Dicky menyebutkan, untuk memberikan subsidi kebutuhan pokok masyarakat dengan jenis komoditi yang tepat kepada Rumah Tangga Rentan Miskin menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Dikatakannya, kegiatan Bazar Ramadhan 1446 H dilaksanakan selama 5 hari, sejak tanggal 17 Maret 2025 sampai dengan 21 Maret 2025, pukul 08:00 sampai dengan 16:00 WIB di Plaza Upakarti Soreang.
"Peserta Bazar Ramadhan sebanyak 130 pelaku usaha IKM UMKM dan keikutsertaan dari DWP Kabupaten Bandung, PKK Kabupaten Bandung dan toko modern serta Dinas Koperasi dan UMKM sebanyak 6 stand," jelasnya.
Pada Bazar Ramadhan 1446 H menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, kuliner, fashion, craft dan sembako. Selain itu, adanya layanan Klinik Kemasan dan fasilitasi pembuatan NIB.
Dicky mengungkapkan pula Operasi Pasar Murah (OPM) 2025 dilaksanakan pada tanggal 17, 19 dan 20 Maret 2025 yang bertempat di 8 Kecamatan, yaitu Kecamatan Solokanjeruk, Kecamatan Ibun, Kecamatan Pasirjambu, Kecamatan Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Kecamatan Kutawaringin, Kecamatan Margahayu dan Kecamatan Baleendah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
"Masyarakat yang mendapatkan subsidi pada Operasi Pasar
Murah (OPM) ini dengan kriteria rentan miskin. Jumlah paket sebanyak 10.204 paket. Satu paket terdiri dari beras 5 kg, gula 3 kg dan minyak 3 liter. Harga per paket senilai Rp 190.000,- , subsidi senilai Rp 98.000,- sehingga harga tebus masyarakat Rp 92.000,-," jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan dari data perkembangan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung, Kontribusi Sektor Terhadap PDRB ADBH, pertama Industri Pengolahan 52.91%, kedua Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 13.46%. Ketiga, Pertanian Kehutanan Perikanan 6.77%.
"Angka Inflasi di Kabupaten Bandung sampai dengan bulan februari 2025: -0,20%. Perkembangan ekspor sampai Januari – Desember 2024 naik sebesar 323,28%," katanya.
Pada pelaksanaan Bazar Ramadhan dan Launching OPM itu turut dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung Kawaludin, jajaran OPD Kabupaten Bandung, para camat, para pelaku UMKM dan sejumlah pihak lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....