Mendong Tasikmalaya Tembus Pasar Amerika dan Jerman
- 13 Mar 2025 21:23 WIB
- Bandung
KBRN, Tasikmalaya : Industri kreatif of Kata Tasikmalaya kernbali mencatatkan pencapaian penting dengan pelepasan ekspor produk anyaman mendong oleh PT Mendong Java Woven ke Amerika Serikat dan Jerman.
Acara ini dilepas langsung oleh Sektretaris Daerah Kota Tasikmalaya dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya bersama Wakapolres Tasikmalaya, perwakilan Kodim 0612 Tasikmalaya, perwakilan Bea Cukai Tasikmalaya, dan instansi terkait lainnya.
Sebagai perusahaan yang telah berdiri seiak 1994, PT Mendong java Woven (sebelumnya CV Mendong Jaya) berkomitmen untuk melestarikan tradisi menenun mendong sekaligus menciptakan lapangan kerja berkelanjutan.
Berawal dari produksi tikar mendong tradisional, perusahaan ini kini mengembangkan berbagai produk home decor, seperti storage box, tray, dan cermin dekoratif yang mengusung desain kontemporer dan ramah lingkungan.
Dengan melibatkan Iebih dart 200 tenaga kerja, PT Mendong java Woven berhasil memperluas pasar ekspornya ke berbagai negara, termasuk Malaysia, Thailand, Korea,Jepang, dan Inggris, sebelum akhirnya menembus pasar Amerika Serikat dan Jerman.
Keberhasilan ekspor inI tidak Iepas dari dukungan dan sinergi darl berbagai pihak, salah satunya Bank Indonesia Tasikmalaya, yang secara aktif mendorong UMKM agar mampu berdaya saing di pasar internasional. Melalui berbagai program pembinaan, Bank Indonesia telah memberikan pendampingan komprehensif kepada PT Mendong Java Woven.
Selain itu, program penguatan kelembagaan dan literasi keuangan yang bekerja sama dengan LPPM Universitas Siliwangi juga membantu perusahaan dalam mengelola keuangan serta memahami regulasi perdagangan internasional.
Bank Indonesia juga memfasilitasi PT Mendong Java Woven dalam memperoleh sertifikasi internasional, seperti Business Social Compliance Initiative (SMETA) dan Ventilasi Legalitas Kayu (SVLK), yang menjadi syarat utama dalam perdagangan global.
Selain itu, perusahaan juga mendapat kesempatan untuk mengikuti pameran internasional dan “business matching” guna memperluas Jejaring pasar. Seiring meningkatnya permintaan ekspor, Bank Indonesia turut menjembatani akses perusahaan terhadap dukungan permodalan dari perbankan, memastikan keberlanjutan usaha mereka di pasar global
Di sisi lain, keberlanjutan Industri anyaman mendong juga bergantung pada ketersediaan bahan baku dan regenerasi tenaga pengrajin. PT Mendong Java Woven menjalin kemitraan erat dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Saluyu, yang memiliki 61 anggota aktif dan berperan dalam menyediakan bahan baku mendong berkualitas tinggi.
Dalam hal ini, Bank Indonesia Tasikmalaya memberIkan bantuan berupa 15 unit Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) Mendong kepada KUBE Saluyu guna meningkatkan kapasitas produksi. Melalui kolaborasi antara PT Mendong java Moven dan Bank Indonesia, pengrajin lokal mendapatkan pelatihan keterampilan serta kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.
Tidak hanya itu, upaya pelestarian lingkungan pun menjadi perhatian utama dengan mendorong budidaya bahan baku alam seperti mendong, pandan, dan eceng gondok. Sehingga pasokan tetap tenaga dan Industri dapat berkembang secara berkelanjutan.
Keberhasilan PT Mendong Java Woven dalam menembus pasar ekspor menunjukkan bahwa produk berbasis budaya lokal memiliki daya saing tinggi jika dikembangkan dengan Inovasi, strategi pemasaran yang tepat, serta dukungan dari berbagai pihak.
Pelepasan ekspor ke Amerika Serikat dan Jerman ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan, tetapi juga bagi ekosistem UMKM di Kota Tasikmalaya secara keseluruhan. Ke depan, diharapkan semakin banyak pelaku usaha kreatif lokal yang mampu menembus pasar ekspor, membawa Tasikmalaya dan Indonesia semakin dikenal di kancah global sebagai pusat Industri kreatif berbasis budaya yang inovatif dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....