Ditengah Kenaikan Suku Bunga, BRI RO Bandung Andalkan KPR Berjenjang
- 03 Jul 2026 18:51 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office (RO) 09 Bandung memperkuat strategi pembiayaan perumahan melalui program KPR Suku Bunga Berjenjang. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keterjangkauan cicilan di tengah kenaikan suku bunga acuan dan dinamika ekonomi menjelang paruh kedua 2026.
Kondisi tersebut muncul setelah BI Rate pada Juni 2026 berada di level 5,75 persen yang berdampak pada meningkatnya biaya pinjaman. Di sisi lain, sebagian calon pembeli rumah memilih menunda pembelian karena khawatir cicilan akan meningkat seiring perubahan suku bunga.
Regional Consumer Banking Head BRI RO Bandung, Rindra Setyawan, mengatakan pihaknya menghadirkan kepastian bagi nasabah melalui skema kredit yang lebih terencana. Menurutnya, program KPR Suku Bunga Berjenjang dirancang agar masyarakat dapat menyusun perencanaan keuangan jangka panjang dengan lebih baik.
"Melalui program KPR Suku Bunga Berjenjang, BRI memberikan kepastian arus kas bagi nasabah sejak awal masa pinjaman sehingga mereka tidak perlu cemas terhadap fluktuasi suku bunga pasar," kata Rindra, Jumat 3 Juli 2026.
Program tersebut menawarkan bunga tetap sebesar 4 persen pada tiga tahun pertama untuk tenor 15 maupun 20 tahun. Setelah itu, suku bunga meningkat secara bertahap sesuai skema yang telah ditetapkan sejak awal sehingga nasabah memperoleh kepastian besaran cicilan.
Selain KPR Berjenjang, BRI RO Bandung juga tetap mengoptimalkan penyaluran KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Produk subsidi tersebut menawarkan bunga tetap 5 persen hingga 20 tahun bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai dukungan terhadap program penyediaan tiga juta rumah.
BRI juga memperluas akses pembiayaan melalui kerja sama dengan sejumlah pengembang perumahan di Bandung Raya. Kawasan seperti Kota Baru Parahyangan, Podomoro Park, dan Summarecon Bandung menjadi bagian dari proyek yang didukung pembiayaannya.
Hingga Triwulan II 2026, portofolio bisnis konsumer BRI RO Bandung tercatat mencapai Rp19,3 triliun. Dari jumlah tersebut, pembiayaan KPR komersial berkontribusi Rp3,8 triliun atau 20 persen, sedangkan KPR FLPP mencapai Rp555 miliar atau sekitar 3 persen dari total outstanding.
BRI optimistis strategi pembiayaan yang adaptif dan pruden dapat menjaga pertumbuhan kredit perumahan di Jawa Barat. Upaya tersebut sekaligus diharapkan mampu mendorong sektor properti tetap bergerak dan memperluas kesempatan masyarakat memiliki hunian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....